Sementara itu, Ketua PFI Timika, Sevianto Pakiding, menjelaskan bahwa pameran ini lebih dari sekadar ajang memamerkan karya visual. Menurutnya, pameran ini merupakan bentuk penghargaan terhadap waktu dan kenangan yang tersirat.
“Biasanya sejarah ditulis dalam bentuk surat atau diabadikan lewat monumen. Namun, yang kami tampilkan ini adalah sejarah visual fotografi. Nilainya sangat besar karena gambar mampu menceritakan segala hal, bahkan lebih dalam dari kata-kata,” kata Sevianto. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Terkait dengan itu, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga didampingi Kasat Reskrim AKP Anugrah Sari Dharmawan,…
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, J. Sitorus, menjelaskan bahwa sebelum dilakukan penertiban, pihaknya telah lebih…
Dikatakan, anggota Pos Kudamati segera menuju TKP sambil menunggu kedatangan Kijang Kota. Namun, saat tiba…
Benhur menjelaskan, kerusakan gazebo tersebut murni karena alam. Bahkan, pohon kelapa yang menjadi pelindung abrasi…
Menurut Muchlis Karim, selama ini Pemerintah Kota Jayapura telah melaksanakan pelaporan LHKPN dengan baik dan…
Jika selama ini UKS sering dianggap sebagai ruang perawatan sederhana, melalui revitalisasi ini peran UKS/M…