

Korban penganiayaan, Christianus Viktor Heatubun saat berada di kantor Polsek Mimika Baru untuk membuat laporan. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Seorang Petugas Pengangkut Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika bernama Christianus Viktor Heatubun diduga dianiaya oleh sekelompok orang mabuk, di Jalan WR Soepratman, dekat jalan tembusan Jalan Hassanudin, Mimika, Papua Tengah.
Menurut informasi yang diterima media ini, peristiwa ini terjadi Kamis (13/2/2025) sekitar pukul 04.31 WIT. Saat itu ia sedang dalam perjalanan menuju kantor DLH yang beralamat di Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah depan Keuskupan Timika.
Namun, setibanya di lokasi kejadian, korban dihalang oleh sekelompok orang yang sedang meminta tumpangan.Namun, karena dalam kondisi mabuk, korban pun tidak mengangkut para komplotan pria yang menghadang tersebut. Di situlah terjadi penganiayaan dan pelemparan baru terhadap mobil pickup yang dikemudikan oleh korban.
Atas kejadian itu, korban pun mengalami luka akibat terkena batu di bagian dahi dan sudah mendapat penanganan medis. Sedangkan mobil pickup yang dipakainya mengalami rusak ringan pada kaca bagian depan.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Yonathan Demme Tangdilitin. Beberapa jam setelah kejadian, ia pun menyambangi korban di kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Baru.
Page: 1 2
Terkait ini Polres Mappi langsung bergerak menelusuri apa yang sebenarnya terjadi, mengapa patung tersebut bisa…
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengamanan di kawasan tambang yang selama ini dikenal…
Plt Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengungkapkan bahwa RPJMD nantinya akan menjadi acuan utama bagi…
Sejumlah kawasan di Jayapura memiliki banyak cerita yang dikait-kaitkan dengan hal mistik. Di tahun 90…
Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) dan 8 Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) yang merupakan usulan pemerintah…
Berbagai lembaga mencatat tingginya angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual, hingga kekerasan berbasis…