Anak-anak lulusan SRT diklaim akan memperebutkan kuota untuk sekolah-sekolah kedinasan, baik di pemerintahan, Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil) maupun kedinasan lainnya. “Pesan Presiden cukup orang tua yang miskin, jangan anaknya.
Mereka punya hak yang sama dengan anak-anak di sekolah formal,” tutur John.
Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, sekolah rakyat ini adalah empat dari delapan proyek strategis nasional. Di Mimika, para siswa memulai di sekolah perintis dengan menggunakan gedung Rusun ASN yang telah disulap menjadi sekolah dan asrama oleh Kementerian Pekerjaan Umum
“Nanti Kemensos dan Kemen PU bangun Sekolah Rakyat Terintegrasi seluas 10 hektar. Semuanya kita siapkan untuk kepentingan anak-anak disini,” kata Bupati Rettob. “Anak-anak yang tinggal di sekolah rakyat, akan mendapatkan semua fasilitas mulai pendidikan, kesehatan dan kesehariannya gratis,” tegas Johannes. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…
Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap…
Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara…