

(Dari kiri ke kanan) Senior Vice President Operation Maintenance, Rustiarso Rianto; Kepala Disnakertrans Kabupaten Mimika, Paulus Yanengga; Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan ESDM Papua Tengah, Gunawan Iskandar; Executive Vice President Technical Service, Christopher Zimmer; Ketua Panitia BK3N, Catur Budiyanto, dalam seremoni pembukaan peringatan BK3N 2025 yang ditandai dengan pemukulan tifa. (Foto: Doc/PTFI
MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) secara resmi memulai rangkaian kegiatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2025 di Light Industrial Park, Mile Post 32, Kuala Kencana, Jumat (10/1) lalu.
Dalam kegiatan ini, ratusan karyawan di area operasi PTFI di dataran tinggi Tembagapura turut bergabung secara daring. Dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Sabtu (11/1) disebutkan, tema BK3N Tahun 2025 adalah “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) untuk Meningkatkan Produktivitas.”
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Teknik Tambang & Senior Vice President Operation Maintenance PTFI Rustiarso Rianto, mengatakan tema yang dicanangkan ini menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sebagai elemen kunci dalam penerapan sistem manajemen keselamatan yang efektif.
“Tema tahun ini sangat relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan dan menegaskan pentingnya peran pekerja serta mitra dalam menyukseskan budaya K3,” kata Rustiarso.
Rianto melanjutkan, pencapaian Total Recordable Incident Rate (TRIR) atau Tingkat Insiden Total Tercatat PTFI pada tahun 2024 menunjukkan capaian safety yang lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Page: 1 2
Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…
Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…
Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai pernyataan Presiden Prabowo tersebut mencerminkan harapan rakyat…
Di sisi lain, Palestina sama sekali tidak dilibatkan dalam proses konsultasi sejak awal pembentukan Board…
Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan agar sang ibu merelakan kepergian korban,…
“Amar putusan, mengadili, menyatakan permohonan tidak dapat diterima,” ujar Suhartoyo saat membacakan putusan. Dalam pertimbangannya,…