Categories: MIMIKA

Longsor di Mimika, 8 Rumah dan 6 Jembatan Rusak

Nathan Kum Vice President Community Development PTFI) didampingi Yohanes Bewahan (Manager Community Development – Social Local Development)  saat menyerahkan bantuan korban tanah longsor yang diterima langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Mimika Yosias Lossu di Posko BPBD, Selasa (4/8).(foto: Dok PTFI for Cepos)

Freeport Bantu Bahan Makanan dan Kebutuhan Pokok 8 Ton Lebih

TIMIKA-Bencana tanah longsor melanda sejumlah kampung yang ada di Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika, minggu lalu. Akibat bencana ini, diperkirakan sedikitnya ada 8 rumah dan 6 jembatan yang mengalami kerusakan serta satu bangunan sekolah kondisinya miring karena terkikis bagian bawahnya. Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dalam musibah tersebut.

  Terkait dengan bencana yang  dialami masyarakat terutama yang tinggal di Kampung Kampung Jagamin, Baluni, Ainggogin, Omponi dan Tsinga Beanekogom serta kampung kampung disekitarnya ini, juga menjadi perhatian serius dari PT Freeport Indonesia (PTFI). 

  PT Freeport tergerak untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana tanah longsor ini. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di kantor posko bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Jalan Busiri, Timika, Papua, Selasa (4/8). 

  Bantuan diserahkan  Nathan Kum selaku Vice President Community Development PTFI) didampingi Yohanes Bewahan (Manager Community Development – Social Local Development). Bantuan diterima langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Mimika Yosias Lossu. Adapun bantuan yang diberikan PTFI berupa bahan makanan kebutuhan pokok darurat dengan total berat kurang lebih 8 ton.

  “Mewakili seluruh karyawan PTFI, kami turut prihatin atas bencana tanah longsor yang terjadi di distrik Tembagapura.”ungkap Nathan Kum dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Rabu (5/8) kemarin. 

  Bantuan diserahkan secara simbolis kepada BPBD. Untuk distribusi bantuan  sebenarnya PTFI akan berkordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah Distrik Tembagapura. Hal ini terkait teknis distribusi bantuan ke lokasi yang saat ini hanya bisa dilakukan melalui transportasi udara menggunakan helikopter (choper). 

  “Hal ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional PTFI. Semoga hal ini bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang terkena bencana tanah longsor,”jelas Nathan Kum.

   Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Yosias Lossu yang menerima langsung bantuan secara simbolis dari PTFI mengaku sangat berterima kasih kepada PTFI yang   tergerak hatinya memberikan bantuan bagi para korban tanah longsor di Distrik Tembagapura.    “Kami yakin bantuan ini akan sangat berarti bagi mereka yang terkena bencana. Kita semua tentu berharap situasi segera pulih. Saat ini pemerintah daerah dengan BPBD sedang berupaya mengatasi bencana tanah longsor bekerjasama dengan berbagai pihak terkait agar bencana ini cepat teratasi.” katanya. (tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

9 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

9 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

10 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

10 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

11 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

12 hours ago