Categories: MIMIKA

Berobat ke RS, OAP dan Pasien Tak Mampu Akan Dilayani Gratis

MIMIKA – Layanan kesehatan bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di RSUD  Mimika gratis alias tidak dipungut biaya berkat program Ko Sehat dari Provinsi Papua Tengah yang dikolaborasikan dengan Dana Otsus kabupaten.

Direktur RSUD Mimika, dr. Antonius Pasulu menjelaskan apa saja kategorinya pasien-pasien yang mendapat layanan anggaran dana Otsus untuk pembiayaan di rumah sakit.

Kata Antonius, kategori yang pertama yakni pasien Orang Asli Papua kategori tidak mampu. Kemudian yang kedua, pasien masyarakat Orang Asli Papua yang tidak memiliki penjaminan, dalam hal ini BPJS Kesehatan.  Dan yang ketiga, pasien OAP yang memiliki BPJS Kesehatan namun diagnosanya tidak dapat ditanggung oleh BPJS kesehatan.

“Contoh, kasus penganiayaan ataupun kecelakaan yang tidak tertanggung oleh BPJS Kesehatan itu kami akan tanggung melalui dana Otsus itu tadi,” kata Antonius saat ditemui Cenderawasih Pos, Sabtu (29/3) lalu.

“Kemudian ada juga beberapa kasus tapi sudah jarang ya masyarakat OAP yang tidak memiliki identitas seperti KTP misalnya itu kan otomatis dia tidak punya jaminan (kesehatan), biasanya itu kami sudah berkolaborasi dengan Disdukcapil ada ruangannya di depan lobi itu biasanya langsung melakukan perekaman E-KTP,” lanjutnya.

Adapun pelayanan yang diberikan terdiri dari yang pertama layanan rawat inap, rawat jalan, hingga tindakan operasi.  Kedua, layanan rujukan dimana pasien akan ditanggung rujukannya mulai dari biaya transportasi pulang pergi, biaya akomodasi mulai dari sewa rumah, biaya rumah sakit, hingga uang makan. Biaya juga ditanggung untuk satu orang keluarga pendamping.   “Jadi memang program itu sudah berjalan sekitar 2 3 tahunan lah melalui anggaran otonomi khusus (Otsus),” jelas Antonius.

Dan yang ketiga, RSUD Mimika juga memberikan layanan donor darah untuk OAP.  Antonius bilang, ini akan terus disosialisasikan terkait dengan alur pelayanannya agar masyarakat dapat memahami.  Sosialisasi bertujuan untuk mengarahkan masyarakat yang ingin berobat agar dapat mengakses layanan kesehatan tingkat I milik pemerintah seperti Puskesmas dan Pustu.  (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

14 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

15 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

16 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

17 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

18 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

19 hours ago