Categories: MIMIKA

ASN Mimika Terlalu “Gemuk”

MIMIKA – Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh wilayah Kabupaten Mimika kini telah mencapai lebih dari 9000 orang. Dengan jumlah ASN yang “gemuk” ini Pemkab Mimika menutup semua pintu masuk dengan tidak menerima mutasi dari daerah mana pun.

Jumlah yang mencapai 9000 lebih ASN ini dinilai tidak sebanding dengan jumlah penduduk Kabupaten Mimika yang berjumlah 320.000 jiwa. Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan dengan jumlah penduduk itu dalam analisa jabatan fungsional dan lain-lain maka Kabupaten Mimika hanya membutuhkan 2.600 ASN saja.

Kepada awak media di kantor Badan Penglelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Jumat (31/10) Bupati Mimika membenarkan bahwa jumlah ASN tersebut sangatlah fantastis. Lebih lanjut Johannes menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena kesalahan di masa lalu saat melakukan penerimaan pegawai, terlebih khusus pegawai honorer.

“Jumlah pegawai kita nih sekarang 9.000. Kabupaten Mimika ini yang daerahnya seperti ini dengan jumlah penduduk cuma 320.000 ribu—pegawai negerinya 9.000. Ini sudah sama dengan satu kementerian yang mengurus satu Indonesia,” papar Johannes.

Kata Johannes terbentur dengan kebijakan terbaru yang mana Pemerintah Pusat melarang adanya tenaga honorer dan menggantinya dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Alhasil, jumlah pegawai khususnya untuk formasi PPPK saat ini membludak, yaitu di angka 4000 hingga 5000 orang.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

7 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

8 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

9 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

10 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

11 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

15 hours ago