

Kepala Suku Amungme, Jackson Beanal saat ditemui, Jumat (31/10), (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Menanggapi isu restrukturisasi manajemen dan pengusulan calon Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) yang mencuat pada akhir Oktober 2025, Kepala Suku Amungme selaku pemilik hak ulayat, Jackson Beanal, menyampaikan pandangannya mengenai hal tersebut.
Menurut Jackson, semua pihak harus dapat bersifat selektif dan objektif dalam memberikan dukungan maupun rekomendasi terhadap calon pimpinan perusahaan.
Jackson Beanal menegaskan bahwa proses pemilihan calon Presiden Direktur harus dilaksanakan dengan mempertimbangkan rekam jejak profesional, latar belakang pendidikan, integritas, serta pengalaman dalam pengelolaan perusahaan pertambangan.
“Kita harus selektif dalam memberikan dukungan atau rekomendasi. Yang dibutuhkan adalah sosok yang tidak hanya memahami aspek administratif, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), regulasi, dan dinamika teknis di lapangan atau pertambangan,” ujar Jackson, saat ditemui, Jumat (31/10).
Page: 1 2
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…