

Kegiatan galang dana untuk pembangunan Gereja Katolik Stasi Santa Fransiskus Xaverius Poumako di perempatan Jalan Budi Utomo - Jalan Hassanudin, Mimika, Papua Tengah, Senin (1/6/2026). (Foto: CENDERAWASIH POS/MOH. WAHYU WELERUBUN).
MIMIKA-Puluhan anak muda yang berasal dari lintas organisasi melakukan aksi sosial penggalangan dana pembangunan Gereja Katolik Poumako di perempatan Jalan Budi Utomo – Jalan Hassanudin, Mimika Senin (1/6) kemarin.
Misi mereka satu, yakni mengumpulkan rupiah demi membangun kembali Gereja Katolik Stasi Santa Fransiskus Xaverius Poumako di Distrik Mimika Timur, yang hangus terbakar pada Rabu, 27 Mei lalu. Koordinator aksi yang juga Ketua Pemuda Muslim Mimika, Arifin Letsoin, menegaskan bahwa kerukunan di Mimika sedang diuji melalui arsitektur sosial yang nyata. Baginya, terbakarnya gereja di Poumako bukan hanya duka umat Katolik, melainkan kehilangan bagi seluruh warga Mimika.
“Mari kitong (kita) berpartisipasi untuk bangun kembali tong pu (kita punya) saudara-saudara punya tempat ibadah,” ujar Arifin saat ditemui di lokasi.
Gerakan tanpa patokan nominal ini menjadi simbol bahwa keikhlasan sekecil apa pun adalah batu bata pertama untuk menyusun kembali harapan warga Poumako yang kehilangan rumah ibadahnya. Aksi solidaritas ini memperlihatkan lanskap masa depan Papua Tengah yang lebih menjanjikan.
Page: 1 2
Di atas kapal megah milik PT Pelni ini, ada 2 ribu penumpang yang ikut berlayar.…
Di balik performanya yang energetik, Paulus memiliki segudang pengalaman tempur dan rekam jejak yang tidak…
Ia menegaskan, salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pemerintah pusat adalah kemampuan pemerintah daerah…
Menurut Fakhiri, seluruh kebutuhan dapur MBG ke depan harus dipasok dari hasil pertanian, perikanan, dan…
Menurut Andry, pertumbuhan ekonomi Papua saat ini menunjukkan penguatan aktivitas domestik yang semakin baik. Dari…
Penarikan retribusi parkir di kawasan Pasar Otonom Youtefa yang dilakukan hingga malam, bahkan dini hari…