Categories: MIMIKA

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

MIMIKA— Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan di Distrik Tembagapura. Dua unit rumah adat Honai dilaporkan hanyut tersapu aliran air yang meluap. Hujan deras dengan intensitas tinggi sejak Sabtu, 25 April 2026 menjadi pemicu utama rusaknya akses jalan di Kampung Waa Banti–Kimbeli. Bencana ini kini mengancam permukiman warga dan fasilitas publik.

Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman, mengonfirmasi bahwa selain bangunan yang hanyut, terdapat empat Honai lainnya yang dalam kondisi miring dan terancam ambruk. “Hujan dengan intensitas tinggi sejak Sabtu menjadi pemicu utama longsor di wilayah tersebut,” ujar Iptu Firman saat dikonfirmasi, Rabu (29/4).

Situasi dilaporkan memburuk pada Senin malam, 27 April 2026. Longsor susulan kembali terjadi tepat di depan Rumah Sakit (RS) Waa Banti, sebuah fasilitas kesehatan vital bagi masyarakat pegunungan Mimika. “Senin malam kembali terjadi longsor susulan di depan rumah sakit. Ini informasi yang kami terima pagi tadi,” jelasnya.

Titik kritis kini membayangi RS Waa Banti. Jarak antara bibir longsor dengan bangunan rumah sakit hanya tersisa sekitar lima meter. Jika pergerakan tanah terus berlanjut, gedung medis tersebut berisiko besar runtuh.Pihak kepolisian telah menginstruksikan warga di sekitar bibir sungai untuk segera mengungsi. Pemerintah Distrik Tembagapura juga telah menyalurkan bantuan darurat berupa tenda pengungsian.

Hingga saat ini, akses transportasi utama masih terputus. Meski upaya perbaikan tengah diupayakan oleh otoritas terkait, warga terpaksa melintasi jalur darurat yang berisiko tinggi. “Jalan kaki masih bisa. Jalan setapak di pinggir itu sisa-sisa longsor itu Pak. Masih kemarin pakai tali itu.”

Warga diimbau untuk tetap waspada penuh terhadap potensi longsor susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu di tengah kondisi tanah yang labil.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Alur Perjalanan Dinas DPR Papua Ditelusuri

Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…

4 hours ago

SD YPK Elim Wouma Ludes Terbakar

Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…

4 hours ago

Napi Tipikor di Lapas Abepura Diperlakukan Sama

  Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…

5 hours ago

Kemarau Panjang Pengaruhi Peningkatan Inflasi di Papua Pegunungan

Badan Pusat Statistik  (BPS) Kabupaten Jayawijaya memastikan musim kemarau panjang sangat mempengaruhi inflasi di daerah.…

5 hours ago

Giliran 330 Guru Non OAP Ditarik dari Distrik-distrik

Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten…

6 hours ago

Ratusan Karyawan PT MNM Protes Soal Ketenagakerjaan

Dalam aksi tersebut, para karyawan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.…

6 hours ago