

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE,M.Si mengatakan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di daerah zona merah tetap dilakukan menggunakan sistem online.
“KBM di zona merah tetap kita maksimalkan menggunakan sistem online,” kata Mathius Awoitauw kepada wartawan di Sentani, Jumat (29/5).
Dia mengatakan, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo telah menggagas untuk memberlakukan kebijakan new normal di tengah pandemi Covid-19 ini. Sehingga tidak menutup kemungkinan layanan kegiatan belajar mengajar yang sempat terhenti selama ini dipastikan akan kembali dijalankan, namun tetap mengacu pada protokol kesehatan.
“Tetap dilaksanakan, namun tetap mengacu pada protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah melalui tim kesehatan,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, sebelum layanan KBM di sekolah itu diterapkan kembali, tim kesehatan, PGRI dan Dinas Pendidikan juga masih melakukan kajian mengenai rencana penerapan KBM di sekolah selama pandemi Covid-19 ini berlangsung.. “Protokol kesehatan yang seperti apa di sekolah-sekolah ini jika normal baru itu diterapkan, seperti apa. Yang pasti jam belajarnya juga tidak full,” ujarnya.
Dia mengatakan, terkait dengan layanan pendidikan di zona merah yang tetap menggunakan fasilitas internet atau sistem online maka kepada Dinas Pendidikan dan PGRI juga perlu melakukan evaluasi terkait penerapan kebijakan KBM melalui online yang sudah diterapkan selama ini. Sehingga hal-hal yang perlu diperbaiki atau dibenahi untuk meningkatkan mutu pelayanan KBM melalui sistem online ini perlu dilakukan mulai saat ini.(roy/tho)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…