

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura dr Anton Tony Mote (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura dr Anton Tony Mote mengungkapkan, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jayapura memang memang cukup tinggi, hal ini tentu menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura untuk bagaimana bisa melakukan mitigasi pencegahan penyebarannya, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak terkena virus tersebut.
Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura juga terus melakukan proteksi kepada Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) dengan terus memberikan penguatan dan pengobatan supaya imunitas tubuh mereka tetap terjaga dengan baik.
“Dalam penangan HIV Aids, kami tidak bisa bekerja sendiri, kami butuh kerjasama dengan semua pihak untuk melakukan kolaborasi bersama baik dengan relawan, yayasan, ormas, lembaga keagamaan maupun stakeholder lainnya,”katanya, Kamis (25/9)
Dijelaskan, di Kabupaten Jayapura dalam hal penanggulangan pencegahan HIV AIDS di masih lambat. “Kita bisa lihat angka kematian cukup tren di Kabupaten Jayapura cukup tinggi, dari segi umur usia produktif ini cukup berat untuk kita mapping, kalau di provinsi kita masih punya beberapa mitra yakni KPA sehingga kita lebih ringan,”ungkap dr Anton yang juga sebagai Ketua KPA Provinsi Papua.
Page: 1 2
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…