Categories: SENTANI

Festival Ulat Sagu Bagian dari Keaslian Masyarakat Adat

SENTANI- Kembali ke Kampung. Slogan itulah yang seringkali disampaikan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dalam berbagai kesempatan. Dia tahu betul bahwa masyarakat adat hanya bisa hidup aman, sejahtera dan damai jika mereka kembali kepada kearifan lokal, budaya dan adat istiadatnya.

Kamis (27/10) kemarin, orang nomor satu di Kabupaten Jayapura itu secara resmi menutup kegiatan Festival Ulat Sagu di Kampung Yoboi, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura yang sudah berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 25 Oktober lalu.

Dia mengatakan, Festival Ulat Sagu sangat berhasil dan dia mengapresiasi inovasi yang ditunjukkan oleh masyarakat adat di kampung itu,  terutama anak-anak muda kreatif di kampung tersebut.  Mereka telah melakukan hal besar yang memberi dampak yang sangat baik kepada ekonomi di kampung, dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada di masyarakat itu sendiri.

“Festival Ulat Sagu ini adalah asli milik masyarakat adat dan ini adalah unik.  Festival ini sangat berhasil dan harus terus dipertahankan,” kata Mathius Awoitauw, Kamis (27/10).

Dia mengatakan slogan kembali ke kampung melalui program pemberdayaan masyarakat adat adalah satu harapan besar Bupati Mathius yang mengarah kepada pemberdayaan ekonomi masyarakat adat di kampung.  Masyarakat tidak harus menjual tanah,  tidak meninggalkan budaya dan adat istiadatnya.  Namun sebaliknya mereka kembali memaksimalkan apa yang ada di kampung dan dari sanalah terwujud pemberdayaan terhadap masyarakat adat itu sendiri. Mereka akan membangun dirinya sendiri dengan segala potensi yang dimiliki

“Ini harus tetap dipertahankan karena ini unik dan tidak ada di tempat lain.  Ini kreasi anak-anak kampung sendiri. Ini sangat luar biasa bahwa Kampung Adat  bisa membuat kreativitas-yang menakjubkan.  Tahun depan kita akan hadir lagi dan mungkin lebih semarak lagi,” imbuhnya.

Lanjutnya, kegiatan itu merupakan aksi dari masyarakat adat dalam melakukan konservasi terhadap lingkungan.  Dari kegiatan itu pula telah berpotensi memberikan pemasukan ekonomi kepada masyarakat adat setempat. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga

Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…

23 hours ago

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Papua Selatan Hindari Silpa Dana Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…

24 hours ago

Dinilai Tidak Transparan, Ajak Masyarakat Papua Bergerak

  Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…

1 day ago

Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Astamaops Kapolri  Tekankan Pendekatan Humanis

Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…

1 day ago

KPK dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Cegah Korupsi

   Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…

1 day ago

Jaga Biosekuriti, Karantina Papua Tengah Awasi Pengeluaran 604 Ton CPO ke Surabaya

Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…

1 day ago