

SENTANI-Untuk menangani dampak dari pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura terus melakukan berbagai upaya. Selain mencanangkan program ketahanan pangan bagi masyarakat di kampung-kampung, Pemkab Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat kurang mampu di kampung-kampung.
Sesuai data yang ada, sebanyak 22 ribu Kepala Keluarga(KK) yang tersebar di 139 kampung di seluruh wilayah Kabupaten Jayapura akan mendapatkan BLT dari pemerintah melalui Alokasi Dana Desa (ADD), Tahun 2020.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu verifikasi tahap akhir terhadap data penerima manfaat dari program BLT yang akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Jayapura.
“Ada sekitar 22 ribu KK yang akan menerima BLT ini ,” kata Elisa Yarusabra kepada wartawan di Sentani, Rabu (27/5).
Dia mengatakan, BLT ini akan disalurkan untuk 3 bulan pertama terhitung April, Mei dan Juni dengan total masing-masing kepala keluarga akan menerima Rp 1,8 juta. Sementara itu untuk jumlah anggaran yang disiapkan untuk program BLT pada tahap pertama ini senilai Rp 39 miliar.
“Kita akan segera salurkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, saya sudah minta semua kepala kampung minggu ini sudah masukkan data warganya untuk dilakukan verifikasi penerima manfaat disertai berita acara,” paparnya.
Dia menjelaskan, BLT ini akan disalurkan dua tahap, di mana tahap pertama untuk tiga bulan pertama dengan nilai Rp 600 ribu per bulan. Sedangkan untuk tahap kedua untuk 3 bulan berikutnya masing-masing Rp 300 ribu per bulan.
(roy/tho)
Tim pelatih berupaya menjaga momentum positif usai meraih kemenangan 3-1 atas De Red FC pada…
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Papua, Daud Arim, menjelaskan bahwa penundaan ini dilakukan untuk memberikan…
Disisi lain, suhu udara dingin yang menusuk tulang dan keterbatasan akses jaringan komunikasi kerap menjadi…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayapura mengelola dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar Rp2 miliar pada 2026.…
Kepala BGN Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama menngakui jika untuk penyaluran MBG ke sekolah -sekolah…
Kepala BGN Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama menyatakan aktivasi ini diberikan kepada setiap SPPG yang…