Oleh karena itu, dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, para guru sebagai pengajar bahasa ibu sebelum mengajar ilmunya kepada peserta didik, harus dibekali kegiatan Bimtek, supaya hal-hal teknis apa yang dibutuhkan untuk dipelajari nanti, sudah dikuasai para guru.
“Kami sengaja kerjasama dengan Samdhana Institute Indonesia karena mereka memiliki kepedulian dan ada rasa perhatian dengan kelestarian bahasa ibu Sentani dan ini juga merupakan visi misi kami untuk pengembangan bahasa ibu,”jelasnya
Di tempat yang sama, projek Manager PERMATA Samdhana Institute Tony Hutabarat mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura dalam melestarikan dan menjaga Bahasa ibu di wilayah adat Sentani, karena ini salah satu bentuk perhatian dan kepeduliannya di bidang pendidikan.
Samdhana Institute tidak hanya memberikan perhatian dalam menjaga dan melestarikan bahasa ibu, namun juga di bidang lainnya. Kali ini di Kabupaten Jayapura pihaknya juga memberikan perhatian dalam menjaga dan melestarikan bahasa ibu.(dil/ary)
Page: 1 2
Bupati menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi program yang menyentuh kebutuhan…
Dalam tiga hari terakhir, Bupati Yunus Wonda turun langsung meninjau lokasi-lokasi yang terdampak banjir. Dari…
“Forum ini menjadi strategis karena pemerintah daerah menyadari tanggung jawabnya untuk memberikan ruang bagi masyarakat…
Pemerintah Kabupaten Sarmi di bawah pimpinan Bupati Sarmi Dominggus Catue dan Hj.Jumriati bertekad untuk memperbaiki…
“Kita sudah sampaikan ke semua BPBD kabupaten/kota untuk tetap waspada, sekaligus meminta mereka untuk menyampaikan…
Jumlah awak pesawat juga belum dipastikan sepenuhnya karena masih diperiksa lebih lanjut. Namun, petugas melihat…