Categories: SENTANI

Polisi Diharap Lakukan Pendekatan Adat dan Budaya

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si  saat menjadi pemateri di hadapan ratusan siswa polisi di SPN Jayapura, Selasa (25/2). (FOT: Humas pemkab for cepos)

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, salah satu kepala daerah yang diundang oleh pihak SPN Polda Papua untuk menjadi pemateri bagi ratusan siswa polisi pada penutupan Diktuk Bintara Polri tugas umum Tahun  2019/2020 di SPN Polda Papua, Selasa (25/2).

Ditemui wartawan usai kegiatan itu, Mathius Awoitauw mengatakan,  pembekalan yang diberikan kepada ratusan anggota polisi baru itu lebih kepada  bagaimana polisi terlibat dalam membangun Papua dan berbaur dengan masyarakat, tentunya dengan menggunakan pendekatan adat dan budaya.

“Waktu pembekalan juga saya sampaikan tentang situasi dan kondisi di Papua  seperti apa sebenarnya, dan itu dilihat dari sosial, budaya dan keberagaman yang kita miliki.  Kami diskusi seputar itu saja dan itu artinya menambah wawasan sedikit sebagai bekal untuk mereka bertugas kelak di Papua,” kata Mathius Awoitauw kepada wartawan usai kegiatan itu, Selasa (25/2).

Dikatakan, melalui kegiatan itu, Bupati Mathius juga menyampaikan  pengalaman, pemerintahan dan masyarakat sehingga mereka bisa memahaminya sewaktu ditugaskan di masyarakat.

Sementara itu, Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Papua, Kombes Pol Taufik Irfan Awaluddin, S.H mengatakan, kepala daerah diundang untuk memberikan pembekalan kepada anggota polisi baru itu sebelum mereka ditempatkan di wilayah dan tempat tugasnya nanti.

“ Kami juga mengundang, Komnas HAM Perwakilan Papua, FKUB, stakeholder lainnya, namun untuk saat ini giliran kepala daerah dan itu dua orang saja,” katanya.

Lanjut dia, sebagai seorang siswa polisi Polda Papua, sebelum bertugas sudah pasti mengetahui karakteristik wilayah, pemerintah dan komunikasi sosial. Jika tak dibekali, maka mereka akan mendapatkan kesulitan terlebih memahami karakteristik wilayah.

“Sehingga yang paling tepat bicara hal itu adalah bupati dan walikota Jayapura. Tentunya, itu pembekalan yang sangat objektif. Yang bicara langsung kepala daerah sekaligus kepala pemerintahan dan ini juga sudah rutin dilakukan sepanjang tahun kepada siswa polisi Polda Papua yang akan mengakhiri masa pendidikannya. 1 minggu pendidikan penutupan, maka dibekali dengan pembicara dari pemerintah daerah,” tambahnya.

Untuk informasi, sebanyak  462 orang anggota polisi baru siap ditempatkan di daerah tugas tahun ini. Mereka akan dilantik pada 2 Maret 2020 oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago