

Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo saat mengalungkan syal di CJH Kabupaten Jayapura tertua dalam kegiatan pelepasan. CJH Kab. Jayapura. (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI -Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo melepas Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Jayapura 1445 H/2024 M, didampingi Kepala Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Steven A. Wonmaly, Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen, Kepala Basarnas Jayapura Melkianus Kotta, Forkopimda, jajaran Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jayapura, di halaman parkir Kantor Bupati Jayapura, sekaligus dirangkaikan dengan halal bihalal bersama masyarakat, Rabu (22/5).
CJH Kabupaten Jayapura yang mau berangkat pada tanggal 28 Mei 2024, dilepas di Halaman Masjid Agung Al Aqsha Sentani menuju Embarkasi Makassar.
Dalam kesempatan ini Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo berpesan kepada CJH Kabupaten Jayapura, untuk menjaga kekompakan, kebersamaan saat berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah hingga pulang ke Tanah Air Indonesia dan ke Kabupaten Jayapura.
Selain itu juga diminta tetap menjaga nama baik negara, menjaga kesehatan dan ikuti semua proses ibadah haji dengan baik dan lancer, supaya sekembalinya ke tanah air Indonesia bisa menjadi haji mabrur.
“Pemkab Jayapura berharap CJH Kabupaten Jayapura tahun 2024 bisa mengikuti proses ibadah haji dengan baik. Mulai dari berangkat ke Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan proses ibadah haji, maupun mau pulang ke Tanah air Indonesia. Saya pesan juga sama pembimbing dan pendamping haji tetap jaga kekompakan, keharmonisan dan jaga persaudaraan bersama. Hal inilah yang penting dan harus dilaksanakan bersama-sama,”pesannya.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…