Categories: SENTANI

Kawasan Pasar Lama Dijaga Ketat Aparat Keamanan

Sejumlah anggota keamanan gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP dan RAPI saat melakukan penjagaan di portal pembatas di Jalan BTN Matoa, Jumat (24/4). (FOTO: Robert Cepos)

SENTANI-Untuk memastikan tidaknya  warga yang beraktivitas di kawasan Pasar Lama Sentani setelah resmi dikarantina atau isolasi Rabu (22/4), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura telah bekerjasama dengan aparat keamanan untuk menjaga kawasan tersebut.

“Kami tempatkan anggota di beberapa titik untuk memastikan tidak ada aktivitas selama diberlakukannya karantina wilayah tertentu di Pasar Lama,” kata Kapolsek Sentani Kota, AKP Lintong Simanjuntak saat dihubungi media ini melalui sambungan telepon, Jumat (24/4).

Pantauan media ini, jalanan di Pasar Lama yang biasanya menjadi salah satu titik macet terparah di Kota Sentani itu, kini terlihat lengang  dan tidak ada satupun aktivitas masyarakat, selain petugas keamanan yang berjaga di dua sisi jalan tersebut. 

Sebelumnya Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si menyebutkan, kawasan Pasar Lama Sentani masuk zona merah penyebaran Covid-19. Hal ini tidak terlepas dari munculnya beberapa kasus positif Covid-19 yang berasal dari Jalan Mambruk Pasar Lama Sentani. Untuk memastikan dan menghambat ruang penyebaran virus mematikan ini,Pemkab Jayapura melalui tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, memutuskan untuk memberlakukan karantina wilayah tertentu di daerah itu sejak Rabu 22 April hingga 14 hari ke depan.

Berdasarkan pantauan media ini, ada dua titik Posko keamanan yang ditempatkan di wilayah itu. Masing-masing Posko terletak di jalan mambruk Pasar Lama dan depan Jalan BTN Matoa.

Salah seorang anggota TNI yang tidak disebutkan namanya mengaku, pada dua hari pertama setelah adanya penerapan pembatasan akses ke Pasar Lama itu, masih ada sejumlah warga yang protes. Namun anggota yang bertugas tetap memberikan pemahaman yang humanis terhadap warga yang belum menerima sepenuhnya kebijakan pemerintah terkait pembatasan akses menuju Pasar Lama tersebut. 

Perlu diketahui penutupan ruas jalan  menuju Pasar Lama itu telah berdampak menumpuknya kendaraan sehingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di ruas jalan Kemiri dari lampu merah Pasar Lama hingga di persimpangan  jalan depan Tabita.Kemacetan ini khususnya terjadi pada jalur sebelah kiri dari arah Kota Jayapura menuju Depapre. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

SMAN 8 Jayapura Pasca Siswinya Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nasional

  Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

16 hours ago

LAN: Pahami Akar Persoalan, Baru Buat Program!

   Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…

18 hours ago

Tak Kunjung Direnovasi, Warga Dok IX Tagih Janji Mendagri

  “Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…

21 hours ago

Cegah Penyakit Jantung, Aktifkan Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…

22 hours ago

Prioritaskan Program yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

   Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…

23 hours ago

Rumah Singgah ODGJ dan Anak Terlantar Diminta Segera Direalisasikan

Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…

1 day ago