

Para siswa SDN Inpres Dobonsolo mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini ke 62. Selain itu para siswa juga membawa makanan tradisional khas daerah masing-masing. (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – SD Negeri Inpres Dobonsolo memperingati Hari Kartini ke-62 tahun 2026 dengan menggelar berbagai kegiatan bernuansa budaya, Selasa (21/4). Perayaan tersebut mengusung tema “Generasi Cerdas dan Berkarakter dalam Semangat Kartini Melalui Budaya Adat”. Dalam kegiatan itu, para siswa dan guru mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Tak hanya itu, siswa juga membawa dan memperkenalkan makanan tradisional khas daerah masing-masing.
Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Dobonsolo, Sussy Aryati Suebu mengatakan, peringatan Hari Kartini menjadi momentum untuk mengenalkan kembali keberagaman budaya kepada para siswa.
“Melalui peringatan ini, anak-anak tidak hanya mengenal tetapi juga memperkenalkan pakaian adat serta makanan tradisional dari daerah masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, semangat Kartini harus dimaknai dengan membangun generasi yang cerdas dan berkarakter, sekaligus tetap menjaga jati diri budaya. “Hari ini kita bisa menikmati pendidikan juga karena perjuangan Ibu Kartini. Untuk itu, anak-anak sebagai generasi penerus harus rajin belajar agar dapat meraih cita-cita,” katanya.
Ia menambahkan, antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut sangat tinggi. Seluruh siswa berpartisipasi aktif dan menikmati rangkaian acara yang digelar sekolah.
Sementara itu, salah satu siswa kelas V, Safira, mengaku kegiatan tersebut membuatnya lebih memahami perjuangan Raden Ajeng Kartini, khususnya dalam memperjuangkan hak pendidikan bagi perempuan.
“Kalau tidak ada Kartini, mungkin kami perempuan tidak bisa sekolah seperti sekarang. Kami juga senang bisa memakai pakaian adat dan membawa makanan khas daerah,” ujarnya.
Page: 1 2
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…