Categories: SENTANI

Kampung Wajib Dukung Penyiapan Infrastruktur KAMAN

SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui dinas sumber daya masyarakat kampung menegaskan bahwa dinas tersebut tidak memotong anggaran dana desa atau dana kampung untuk Kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (KAMAN).

  Hanya saja pemerintah daerah melalui instansi tersebut meminta kepada seluruh kampung yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kongres aliansi masyarakat adat Nusantara itu wajib untuk mendukung penyiapan infrastruktur dan fasilitas terkait dengan kelancaran pelaksanaan Kongres aliansi masyarakat adat ke-6 di Kabupaten Jayapura tersebut.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Jayapura,  Elisa Yarusabra sekaligus untuk menepis tudingan atau anggapan sejumlah pihak yang menyatakan adanya pemotongan dana desa atau dana kampung untuk  mendukung pelaksanaan kegiatan KAMAN di Kabupaten Jayapura.

“Kalau pemotongan dana desa, Sekali lagi saya tegaskan tidak ada.  Kalau untuk mendukung kegiatan AMAN ,  ada dana kampung.  Terutama penyiapan infrastruktur,  sanitasi, air bersih, renovasi Obheobhe.  Karena itu juga untuk pembangunan kampung.  Jadi untuk pemotongan AMAN, tidak ada,” katanya.

Karena itu dia berharap agar masyarakat tidak memberikan informasi yang tidak akurat terkait dengan penggunaan dana desa untuk mendukung kegiatan kongres aliansi masyarakat adat Nusantara itu.  Sehingga tidak ada informasi yang berkembang di luar apa yang menjadi arahan dari pemerintah daerah.

  Dia jelaskan besaran dana dari setiap kampung yang disiapkan untuk mendukung kongres aliansi masyarakat adat Nusantara itu bervariasi.  Mulai dari kisaran Rp 100 juta rupiah sampai Rp 150 juta. Karena itu arahan dari pemerintah Kabupaten Jayapura terkait dengan dukungan dari dana desa untuk kongres aliansi masyarakat adat Nusantara itu hanya bersifat pemberitahuan.  Karena pada intinya penggunaan dana untuk pembangunan sejumlah infrastruktur dalam rangka mendukung kongres aliansi masyarakat adat Nusantara itu, Nantinya juga akan dipakai atau dimanfaatkan oleh kampung yang bersangkutan.

“Jadi itu untuk kesejahteraan kampung, bukan untuk KAMAN, Hanya saja dimanfaatkan juga saat KAMAN, ” pungkasnya. (roy/wen)

newsportal

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

1 day ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

1 day ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

1 day ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

1 day ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

1 day ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

2 days ago