Categories: SENTANI

Perkuat Peran Penyuluh Pertanian dengan Lakukan Konsolidasi

SENTANI-Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jayapura menginisiasi dan merealisasikan forum pertemuan,  untuk konsolidasi penguatan fungsi penyuluh pertanian di Kabupaten Jayapura. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Jayapura, Kamis (19/5).

   “Karena ada organisasi  yang disebut profesi Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia.  Khusus untuk Kabupaten Jayapura, mereka bersinergi dengan dinas terkait menyelenggarakan forum ini,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jayapura,  David Zakaria, Jumat (20/5).

Karena itu Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jayapura sebagai leading  sektor telah mengundang beberapa dinas teknis yang berkaitan dengan bidang ekonomi di Kabupaten Jayapura, seperti Dinas Perikanan dan Kelautan,  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), Dinas Perkebunan dan Peternakan serta beberapa instansi teknis lainnya yang membedakan kegiatan ekonomi.

“Kami Dinas Tanaman Pangan sebagai satuan administrasi pangkalnya,  mengundang Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Perikanan dan Kelautan ,  bersama dengan dinas-dinas yang membidangi bidang ekonomi di Kabupaten Jayapura. Jadi  kami yang memfasilitasi untuk penyelenggaraan forum ini,”ungkapnya.

Dikatakan, kegiatan ini bertujuan agar ada kesepakatan dan komitmen yang dibangun bersama-sama melalui forum, secara khusus oleh Forum Penyuluh Pertanian supaya benar-benar bisa meningkatkan kinerja dan juga etos kerja di dalam mengawal dan mendampingi program-program pemerintah.  Mulai dari tingkat kampung sampai di tingkat distrik.

Lanjutnya, penyuluh mempunyai wilayah kerjanya itu di desa atau kampung.  Bahkan satu penyuluh bisa menjalankan tugas penyuluhannya di 3 sampai 4 desa.  Oleh karena itu pihaknya berharap melalui forum ini, beberapa hambatan atau masalah yang dihadapi oleh para penyuluh di Kabupaten Jayapura bisa diinventarisir dan kemudian dicarikan solusi, bagaimana supaya mereka lebih dikuatkan lagi fungsi penyuluhannya melalui kolaborasi dan sinergitas dengan instansi terkait. “Di sini kami juga mengundang Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Dalam kaitan pendampingan ADD maupun ADK,” imbuhnya.(roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

5 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

6 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

7 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

8 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

10 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

11 hours ago