“Sesuai dengan moto kami kasih mempersatukan perbedaan, artinya tidak boleh ada perbedaan agama, suku, ras dan sebagainya, tidak boleh ada perbedaan di Kabupaten Jayapura, kalau kita bicara soal perbedaan berarti kita bicara soal rasis,” jelasnya.
Menurut Yunus Wonda, rasis sangat jahat, dai pada apapun untuk itu sebagai bupati dan wakil bupati, ini adalah kebijakan yang harus dilakukan, yakni semua dominasi agama di Kabupaten Jayapura adalah mitra pemerintah.
” Kita bersama-sama menciptakan kondisi kabupaten Jayapura menjadi sejahtera, ciptakan keamanan, kedamaian, kenyamanan,” terangnya.
” Dengan perayaan Waisak ini adalah bagian dari silaturahmi yang harus kita jaga agar terus bertumbuh,” pungkasnya. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…