“Sesuai dengan moto kami kasih mempersatukan perbedaan, artinya tidak boleh ada perbedaan agama, suku, ras dan sebagainya, tidak boleh ada perbedaan di Kabupaten Jayapura, kalau kita bicara soal perbedaan berarti kita bicara soal rasis,” jelasnya.
Menurut Yunus Wonda, rasis sangat jahat, dai pada apapun untuk itu sebagai bupati dan wakil bupati, ini adalah kebijakan yang harus dilakukan, yakni semua dominasi agama di Kabupaten Jayapura adalah mitra pemerintah.
” Kita bersama-sama menciptakan kondisi kabupaten Jayapura menjadi sejahtera, ciptakan keamanan, kedamaian, kenyamanan,” terangnya.
” Dengan perayaan Waisak ini adalah bagian dari silaturahmi yang harus kita jaga agar terus bertumbuh,” pungkasnya. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…