“Sesuai dengan moto kami kasih mempersatukan perbedaan, artinya tidak boleh ada perbedaan agama, suku, ras dan sebagainya, tidak boleh ada perbedaan di Kabupaten Jayapura, kalau kita bicara soal perbedaan berarti kita bicara soal rasis,” jelasnya.
Menurut Yunus Wonda, rasis sangat jahat, dai pada apapun untuk itu sebagai bupati dan wakil bupati, ini adalah kebijakan yang harus dilakukan, yakni semua dominasi agama di Kabupaten Jayapura adalah mitra pemerintah.
” Kita bersama-sama menciptakan kondisi kabupaten Jayapura menjadi sejahtera, ciptakan keamanan, kedamaian, kenyamanan,” terangnya.
” Dengan perayaan Waisak ini adalah bagian dari silaturahmi yang harus kita jaga agar terus bertumbuh,” pungkasnya. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…
Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali. Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom…
Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama sejumlah pejabat…
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…