Categories: SENTANI

Mahasiswa STIPER Terancam Tak Dapat Ujian Semester

SENTANI  Puluhan mahasiswa STIPER Santo Thomas Aquinas Jayapura terancam tidak dapat mengikuti ujian semester. Hal tersebut dikarenakan proses pembayaran uang kuliah yang bersumber dari beasiswa afirmasi tahun 2024 belum dibayarkan dan belum ada kejelasan dari pemerintah terkait.

Kondisi ini mulai dirasakan setelah Daerah Otonomi Baru (DOB) terjadi, bahkan hal ini bukan saja dialami mahasiswa STIPER, tetapi juga beberapa universitas lainnya,  baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Seperti yang disampaikan, Hesinek Kobak mahasiswa STIPER yang menerima beasiswa afirmasi dari Papua Induk, mengakui bahwa dirinya mewakili beberapa mahasiswa lainnya mempertanyakan dana beasiswa afirmasi yang sejak tahun 2023 pihaknya terima.

“Sebelumnya beasiswa yang kami terima lancar, tetapi memasuki awal tahun 2024 semester berjalan ini, beasiswa kami belum dibayarkan sehingga kami belum dapat membayar kuliah dan mengikuti ujian semester,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (17/6) kemarin.

Diakuinya, untuk ujian semester yang akan berlangsung pada Rabu (19/6) mendatang, pihaknya belum mendapatkan kepastian terkait anggaran beasiswa tersebut, bahkan biaya hidup juga tidak lagi pihaknya terima, baik dari dinas terkait maupun pihak kampus yang merupakan pengelola beasiswa.

Hal serupa juga diungkapkan Damso Lambe salah satu mahasiswa STIPER dari Papua Tengah bahwa ia berharap pemerintah terkait perihal tunggakan biaya kuliah yang bersumber dari beasiswa afirmasi.

Menurutnya, semenjak DOB ada perubahan data yang merugikan mahasiswa, yang mana mahasiswa dari Papua Tengah tercatat sebabnya 26 orang dan telah dibayarkan beasiswanya hingga tahun 2023, namun ditahun 2024 tidak lagi menerima.

“Pihaknya kampus sudah menghubungi Pemerintah Papua Tengah, tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan, bahkan kami 32 mahasiswa tersebut, hanya 11 orang yang terdata di Dinas Pendidikan Papua Tengah, sementara yang dibayarkan hanya 4 mahasiswa, sisanya kami tidak tahu nasib kami selanjutnya, ” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

PSN Cetak Sawah Tidak Berada di Kawasan Konservasi Taman Nasional Wasur

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy  untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…

37 minutes ago

MBG Tak Dipaksakan, Sekolah di Yahukimo Tetap Gratis

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…

2 hours ago

Cegah Narkoba, Gelar Operasi Antik Noken 2026 di THM

Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…

6 hours ago

Polres Mimika Bubarkan Tawuran dan Amankan Pemuda Bersenjata Tajam

Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…

7 hours ago

Sukses Gelar Orientasi, Anggota DPRK Tolikara Siap Jalankan Tugas Legislasi

Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten…

8 hours ago

Berikan Ruang Kepada Daerah Kelola Dana Tambahan Otsus

  Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…

9 hours ago