

SENTANI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura diminta lebih teliti mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), khususnya untuk perumahan, pasalnya saat ini cukup marak pembangunan perumahan di pinggiran sungai dan di tempat-tempat resapan air yang sangat rawan banjir.
Pembangunan perumahan tersebut diantaranya BTN Gajah Mada, BTN Grand Bintang Timur dan beberapa BTN lainnya.
Ketua RT. 005 Perumahan BTN Grand Bintang Timur, Erik mengungkapkan, IMB pembangunan perumahan BTN ini ada, tapi lokasi pembangunannya tidak sesuai, karena pembangunan perumahannya berada di daerah aliran sungai.
“IMB memang ada, tetapi tempat perumahan ini sebenarnya salah. Sehingga boleh dikatakan IMB yang dikeluarkan tidak sesuai,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos di Perumahan BTN Grand Bintang Timur, Kelurahan Dobonsolo, Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, Senin (18/3).
Dari pantauan Cenderawasih Pos di RT. 005 Perumahan BTN Bintang Timur ada 20 kepala keluarga (KK) yang mengalami banjir dan bahkan ada beberapa rumah yang langsung tertimbun material, karena berada di pinggir aliran sungai tersebut.
Erik menyatakan, Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) yang dikeluarkan sebenarnya tidak sesuai, sebab BTN Bintang Timur ini berada di dataran rendah dan di pinggiran sungai, sehingga ketika hujan pasti banjir.
“Amdalnya tidak sesuai karena sampai sekarang limbah rumah tangga juga tidak terbuang dengan baik,” ujarnya.
Dirinya meminta kepada Pemkab Jayapura agar ke depan dapat meneliti dengan baik setiap izin perumahan yang dibangun di wilayah Kabupaten Jayapura, jangan sampai salah membangun perumahan di pinggiran sungai atau di lokasi aliran sungai. (bet/tho)
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…