Bupati Dua periode itu juga menuturkan bahwa kehadirannya merupakan bagian penting dalam menjaga hubungan baik sebagai negara sahabat. Ia menyadari bahwa banyak persoalan di wilayah perbatasan. Sehingga tanpa membangun hubungan baik masalah tersebut tidak bisa diselesaikan bersama-sama.
“Masalah yang terjadi di perbatasan seperti peredaran ganja dan perdagangan gelap yang lain. Batas negara ini juga sering terjadi friksi di wilayah batas, militer di sebelah dengan masyarakat kita. Itu yang kita jaga jangan sampai aktivitas ini terganggu karena komunikasi yang kurang baik,” ucapnya.
Bupati Gusbager juga menyebutkan bahwa ada 5 Distrik di Kabupaten Keerom yang berada di wilayah batas negara. Sehingga ia menilai silahturahmi ini sangat penting bagi Kabupaten Keerom, serta kedua negara RI-PNG. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyiapkan stok beras sebanyak 27.900 ton…
Dia menjelaskan pihaknya berharap fasilitas olahraga yang dibangun menjadi sarana bagi para siswa untuk…
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga tingkat akar rumput sebagai…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…