Yang masih menjadi kendala dalam pengolahan ikan tuna yaitu lebel halal dan pemeriksaan BPOM, jika masyarakat bisa mengantongi perizinan tersebut maka pasar penjualan olahan ikan ini bisa dijual ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami saat ini hanya bisa berjualan di pasar kampung, pasar depapre, dan juga dilingkungan sekitar, bahkan jika ada tamu yang datang ke Kampung Kendate kami juga sediakan untuk oleh-oleh,” terangnya.
Untuk harga sangat terjangkau, untuk eceran Rp 2.000/tusuk baik itu bakso ikan, naget ikan bahkan sosis ikan, sementara ikan asar harga disesuaikan dengan ukuran ikan mulai dari Rp 50 ribu- Rp 100 ribu/ekor.
“Harapan kami kedepan pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Dinas Perikanan maupun Dinas Perindag maupun Koperasi dan UMKM bisa membantu kelompok-kelompok masyarakat yang memiliki usaha UMKM untuk mengurus perizinan khususnya lebel Halal maupun BPom, serta memperbaiki kemasan, agar setiap kampung memiliki oleh-oleh khas yang bisa dipasarkan hingga keluarga Papua, ” pungkasnya. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…
Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan tidak…
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Steven Alexander Wonmaly, mengatakan penetapan tersebut mengacu pada Peraturan…
Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Yoram sempat disiram menggunakan bensin oleh sang istri berinisial…
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu proses…