Yang masih menjadi kendala dalam pengolahan ikan tuna yaitu lebel halal dan pemeriksaan BPOM, jika masyarakat bisa mengantongi perizinan tersebut maka pasar penjualan olahan ikan ini bisa dijual ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami saat ini hanya bisa berjualan di pasar kampung, pasar depapre, dan juga dilingkungan sekitar, bahkan jika ada tamu yang datang ke Kampung Kendate kami juga sediakan untuk oleh-oleh,” terangnya.
Untuk harga sangat terjangkau, untuk eceran Rp 2.000/tusuk baik itu bakso ikan, naget ikan bahkan sosis ikan, sementara ikan asar harga disesuaikan dengan ukuran ikan mulai dari Rp 50 ribu- Rp 100 ribu/ekor.
“Harapan kami kedepan pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Dinas Perikanan maupun Dinas Perindag maupun Koperasi dan UMKM bisa membantu kelompok-kelompok masyarakat yang memiliki usaha UMKM untuk mengurus perizinan khususnya lebel Halal maupun BPom, serta memperbaiki kemasan, agar setiap kampung memiliki oleh-oleh khas yang bisa dipasarkan hingga keluarga Papua, ” pungkasnya. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
lub Persipura Jayapura merupakan salah satu tim yang memiliki prestasi cukup mentereng pada kompetisi sepakbola…
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, mengungkapkan berdasarkan data sementara yang mereka…
Kapolres menyampaikan, peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) di lokasi penambangan…
Polres Jayapura berhasil mengamankan seorang terduga pelaku kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang menyebabkan…
Polres Jayapura memastikan akan menindak tegas setiap kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oknum sopir taksi…
Ketua DPR Kabupaten Jayapura, Ruddy Bukanaung mengatakan DPRK Kabupaten Jayapura telah menyerahkan sebanyak 35 rekomendasi…