Categories: SENTANI

40 Persen Dana Desa Dialokasikan untuk BLT

JAYAPURA-Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Jayapura,  Elisa Yarusabra mengatakan, sesuai dengan petunjuk pemerintah pusat,  Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2022 sebesar 40% dari pagu anggaran yang masuk ke kas Kampung digunakan untuk bantuan langsung tunai kepada masyarakat penerima manfaat yang ada di masing-masing kampung.  Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Jayapura,  Elisa Yarusabra, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya,  Senin (17/1).

Dia mengatakan,  pemberian bantuan langsung tunai dari pemerintah pusat itu dilakukan sehubungan dengan pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih terjadi.  Bantuan itu diharapkan sebagai bentuk upaya pemerintah untuk pemulihan ekonomi masyarakat yang ada di kampung-kampung.

Rata-rata di masing-masing kampung yang ada di Kabupaten Jayapura saat ini mengelola pagu anggaran senilai lebih dari Rp 1 miliar setiap tahun.  “Misalnya setiap kampung mengelola anggaran Rp 1 miliar berarti 40% nya atau sebesar Rp 400 juta untuk bantuan langsung tunai,” paparnya.

Adapun syarat bagi masyarakat yang menerima bantuan langsung tunai dari pemerintah .  Yang utama adalah data masyarakat itu harus sudah masuk dalam database penerima manfaat yang tentunya sudah di verifikasi dan validasi oleh aparat Kampung setempat.

“Yang menerima BLT itu dia terekam di dalam data atau peraturan kampung dan juga terekam di dalam keputusan kampung yang mana dengar kriteria-kriteria yang layak.  Misalnya penerima manfaat ini secara ekonomi memang benar-benar terdampak dari pandemi Covid 19 ini,” tandasnya.

Sementara itu terkait dengan realisasi penyaluran dana desa tahun 2021 di Kabupaten Jayapura,  sejauh ini ini sudah maksimal dilakukan pihaknya.   Di mana penyalurannya sesuai dengan mekanisme yang dilakukan oleh pemerintah pusat dilakukan dalam 3 tahap.  Tahap 1 dan tahap 2 sebanyak 40% dan tahap ke 3 sebesar 20%.

“Dalam pemanfaatannya dibagi dalam tiga item. Pertama untuk belanja Covid-19, BLT dan belanja pembangunan lain,” ujarnya

Semua dana-dana itu mekanisme penyalurannya dilakukan melalui rekening kampung dan selanjutnya akan disalurkan ke  pembiayaan dan belanja di kampung.(roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

22 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

22 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

1 day ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

1 day ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

1 day ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

1 day ago