

SENTANI- Polres Jayapura masih mendalami kasus pertikaian dua kelompok warga di Hawai Sentani sehingga menyebabkan salah satu korban meninggal dunia (tewas).
Kapolres Jayapura, AKBP Victor Mackbon mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi data pelaku penganiayaan berat yang menyebabkan salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa itu.
“Kami sudah kantongi identitas pelaku penganiayaan yang menyebabkan salah seorang korban meninggal dunia, semenntara ini masih buron,” kata AKBP Victor Mackbon, saat dihubungi media ini, Senin (15/6).
Dia mengatakan, peristiwa berdarah tersebut terjadi karena dipicu sengketa lahan yang kemudian merambat pada kasus pengerusakan dan penganiayaan hingga menyebabkan salah satu korban meninggal dunia. Saat ini, pihaknya sudah menetapkan 1 orang tersangka dan mengamankan 2 orang lainnya. Sementara itu, ada 6 saksi yang sudah diambil keterangan yang terkait dalam peristiwa tersebut.
“Tersangka pengrusakan rumah sudah kita amankan untuk pelaku penganiayaan hingga menyebabkan 1 orang meninggal dunia itu, kita sudah kantongi identitasnya,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya telah terjadi pertikaian dua kelompok warga di Hawai Sentani. Dilaporkan ada 2 orang menjadi korban dalam peristiwa itu, satu korban meninggal dunia dan 1 lainnya mengalami luka berat dan dirawat di rumah sakit. Kejadian itu berhasil diredam setelah polisi menurunkan anggota untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. (roy/tho)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…