Categories: SENTANI

Bupati: Kesadaran Masyarakat Gunakan Masker Sangat Rendah

Kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Senin (15/6). (FOTO: Robert Cepos)

SENTANI- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si sangat prihatin melihat kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan selama berlakunya pelonggaran waktu aktivitas masyarakat hingga pukul 17.00 WIT.

“Yang menggunakan masker hanya sekitar 10 sampai 15 persen saja. Ini sangat memperihatinkan dan mengkhawatirkan,”kata Mathius Awoitauw usai rapat evaluasi bersama tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Senin (15/6).

Dia mengatakan, sejak perpanjangan waktu aktivitas masyarakat  hingga pukul 17.00 WIT, jumlah kasus positif Covid-19 terus bertambah. Itu artinya meminta masyarakat untuk disiplin dan wajib hukumnya mengikuti ketentuan pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

“Kita harus kerja ekstra, mungkin pembatasan-pembatasan di berbagai pusat perbelanjaan, restoran,  hotel.  Kami minta pengelola usaha ini benar-benar disiplin terhadap pengunjung. Kalau ada pengunjung yang tidak pakai masker datang ke toko, cafe atau hotel ataupun pusat perbelanjaan harus tegas dan jangan dilayani,”tegasnya.

Dikatakan, menyikapi pandemi Covid- 19 ini butuh kerjasama dan komitmen tidak saja datang dari pemerintah, tapi juga masyarakat pada umumnya. “Saya minta dunia usaha yang ada di Kabupaten Jayapura, tolong bantu pemerintah. Saudara bertanggung jawab di wilayah usaha saudara,  protokol kesehatan benar-benar ditegakkan. Kami juga mengimbau bagi masyarakat bahwa penggunaan masker itu wajib,” tandasnya.

Rendahnya kedisiplinan masyarakat terhadap penerapan APD justru sangat mengkhawatirkan karena di satu sisi jumlah kasus positif di Kabupaten Jayapura terus meningkat dari waktu ke waktu. Saat ini jumlah positif covid 19 tidak mencapai 130 orang. ” Harus disiplin,  ini juga bukan untuk siapa-siapa tetapi untuk kebaikan dan kesehatan semua orang. Untuk itu kita semua harus bertanggung jawab,” tegasnya.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Hari Kedua Pencarian, 4 Nelayan Hilang Kontak di Perairan Atuka Belum Ditemukan

Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…

21 hours ago

PNG Semakin Perberat Hukuman bagi Nelayan Indonesia

Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…

22 hours ago

Kasus Penipuan Loker di Mimika, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…

23 hours ago

BNN Mimika: Tembakau Sintetis Marak di Kalangan Pelajar

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…

24 hours ago

Kemenkes Gandeng Pemprov Papeg, Buka Layanan Jantung Hingga Kanker

Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…

1 day ago

Polisi Selidiki Kebakaran Rumah di Kelurahan Kelapa Lima

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…

1 day ago