Categories: SENTANI

Warga Kampung Yongsu Desoyo Siap Direlokasi

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat melihat kondisi Kampung Yongsu Desoyo, Distrik Revani Rara, Senin (15/4).   ( FOTO : Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw meninjau lokasi terdampak bencana banjir bandang yang terjadi di Kampung Yongsu Desoyo, Distrik Revani Rara, Senin (15/4).   Ini merupakan pertama kali dilakukan oleh Bupati Matius pasca terjadinya bencana alam yang menerjang wilayah itu bulan lalu.

Bupati mengatakan, kunjungan itu bertujuan untuk memastikan bantuan dan pasokan logistik ke wilayah itu  sudah benar-benar sesuai dengan harapan. Meski baru pertama kali mengunjungi wilayah itu, namun ia mengaku distribusi logistik seperti pakaian layak pakai ke daerah tersebut lancar dan aman.

“Makanann juga sejauh ini masih aman, saya harus memastikan melalui kunjungan ini bahwa  tidak ada kendala yang mereka hadapi setelah kejadian bencana ini,” kata  Bupati Mathius Awoitauw  kepada wartawan di Kampung Yongsu Desoyo, Senin (15/4).

Ratusan warga yang ada di kampung tersebut sudah bersedia direlokasi ke tempat yang lebih aman yang letaknya sekitar 100 hingga 200 meter dari lokasi pemukiman yang lama.

“Tadi sudah disepakati bahwa mereka sudah punya tempat untuk direlokasi dan mereka bersedia,” katanya.

Sebagaimana diketahui banjir bandang yang melanda wilayah itu memang tidak menimbulkan korban jiwa, tapi puluhan rumah warga rusak berat, termasuk fasilitas umum seperti Puskesmas, Polindes,  jembatan dan jalan umum juga rusak berat.

“Saluran air minum masyarakat juga rusak sehingga warga masih menggunakan saluran air darurat yang dikerjakan secara swadaya,” jelasnya.

Dia menambahkan sehubungan dengan langkah pemulihan terhadap wilayah itu, pemerintah akan mengutamakan perbaikan fasilitas umum seperti Puskesmas dan tempat pelayanan umum lainnya.”Ini akan dikerjakan secepatnya, kita utamakan dulu tempat pelayanan seperti Puskesmas, sekolah dan juga instalasi air minum,”pungkasnya.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago