Categories: SENTANI

Masyarakat Diminta Tidak Tebang Pohon Sembarangan

SENTANI – Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, mengingatkan masyarakat agar tidak membakar atau menebang pohon sembarangan. Menurutnya, tindakan tersebut dapat merusak lingkungan, mengurangi cadangan air, menimbulkan polusi, hingga menimbulkan kerugian besar bagi kehidupan manusia.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri seremonial penanaman pohon dalam rangka rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai bagian dari komitmen kawasan PKH pembangunan PLTA Genyem (Orya), proyek PLN UIP Maluku dan Papua, Kamis (11/9).

Kegiatan yang dimulai di Waibron seluas sekitar 4 hektar ini menargetkan rehabilitasi 160 hektar dengan penanaman lebih dari 1.600 pohon.

“Kita harus jaga pohon yang ditanam, jangan ditebang atau dibakar sembarangan. Pohon-pohon ini menjadi sumber kehidupan, terutama bagi generasi muda yang akan menikmati manfaatnya di masa depan,” tegas Wabup Haris.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kejati Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…

2 hours ago

Wajib Menang Meski Banyak Celah

Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…

17 hours ago

Sama-sama Mabuk, Seorang Guru Dibacok Teman Minum

Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…

22 hours ago

Tekanan Diplomatik di Forum PBB Momentum Emas Bagi Indonesia

Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…

23 hours ago

​Perjanjian Roma dan New York Agreement Dianggap Cacat

Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…

1 day ago

16 Pejabat Baru Dilantik jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…

1 day ago