Categories: SENTANI

Jalan Depapre-Doromena Putus, PU Kerahkan Alat Berat

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura, Alphius Toam bersama tim ketika meninjau secara langsung titik longsor yang terjadi di sejumlah ruas jalan Dormena Depapre, Sabtu (13/2). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Intensitas hujan yang cukup tinggi belakangan ini membuat ruas jalan Depapre menuju Doromena terputus karena tertutup tanah longsor. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura, Alphius Toam mengatakan pihaknya sudah melakukan pemantauan secara langsung pada ruas jalan yang tertimbun tanah longsor khususnya dari Depapre menuju Doromena, Sabtu, (13/2).

” Hujan yang turun ini kan telah menyebabkan terjadinya longsor di beberapa ruas jalan. Sehingga bapak bupati perintahkan Dinas PU dan BPBD supaya menanggulangi hal tersebut,” kata Alphius Toam kepada media ini di Sentani, Sabtu (13/2).

Dia mengatakan, dari hasil pantauan secara langsung ke lapangan, pihaknya menemukan dan mengidentifikasi 6 titik ruas jalan yang tertimbun tanah longsor sehingga menyebabkan kendaraan roda empat tidak bisa melewatinya. Pemerintah sudah menyikapinya dengan menurunkan 1 unit alat berat ekskavator mini untuk membersihkan timbunan tanah longsor yang menutupi badan jalan. Selain itu, masyarakat juga turut serta bergotong-royong untuk membuka ruas jalan yang sempat tertimbun itu.

” Satu unit alat berat ekskavator sudah kami turunkan untuk membersihkan ruas jalan yang tertimbun oleh tanah longsor ini,” ujarnya

Dia menjelaskan, pemantauan ini juga dilakukan di ruas Jalan Sentani menuju Depapre, Depapre menuju Doromena dan dari Dormena  menuju Yongsu. 

Lanjut dia, ruas jalan dari Doromena  menuju Yongsu, pihaknya menemukan banyak sekali titik longsor yang menutupi badan jalan.  Jalan yang baru dibuka tertimbun longsoran dari daerah tebing di pinggir jalan. Hal ini juga dipicu oleh kemiringan tebing yang mencapai 70 sampai 80 derajat.

“Itu sangat seram sekali, kemudian ada juga aktivitas masyarakat yang membuka lahan perkebunan di daerah gunung,” paparnya.

 Kondisi tanah di sekitar Cycloop labil dan ada juga batuan lepas sehingga ketika terganggu sudah pasti akan ada dampaknya. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

4 minutes ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

6 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

8 hours ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago