Categories: SENTANI

Paket Mario Akhiri Masa Jabatan Sebagai Kepala Daerah

SENTANI- Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dan wakilnya Giri Wijanatoro (Mario), resmi melepas jabatanya sebagai kepala dan wakil kepala daerah. Mathius Awoitauw sendiri telah menjabat Bupati Jayapura sejak 2012. Dimana saat periode pertama dia berpasangan dengan Wakil Bupati Jayapura Alm. Robert Jonsoe.

Pada periode kedua, Mathius terpilih kembali berpasangan dengan Giri Wijayantoro. Keduanya memimpin Kabupaten Jayapura sejak 2017-2022. Catatannya Matius Awoitauw sudah memimpin Kabupaten Jayapura selama 10 tahun sementara wakilnya, Giri Wijayantoro memimpin 5 tahun.

Senin (12/12)  kemarin merupaka moment haru bagi masyarakat Kabupaten Jayapura juga ASN di lingkup Pemkab Jayapura.  Mathius Awoitauw sejak periode pertama sampai pada periode kedua, diketahui sangat  konsisten memperjuangkan hak-hak masyarakat adat di Kabupaten Jayapura.

Puncaknya di bulan Oktober 2022,  bertepatan dengan acara  pesta hari kebangkitan masyarakat adat di Kabupaten Jayapura,  sekaligus pelaksanaan kegiatan Kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) ke-6, Kabupaten Jayapura menerima 14 kodefikasi kampung adat,  yang artinya sudah mendapatkan pengakuan yang sah dari pemerintah pusat.  Kemudian 38 Kampung lainnya akan segera menyusul dan saat ini masih dalam proses menuju ke sana.

Selama 10 tahun memimpin Kabupaten Jayapura, fokus utama yang dikerjakan oleh pemerintah Kabupaten Jayapura adalah terkait dengan pemberdayaan masyarakat kampung di Kabupaten Jayapura.

“Pengabdian kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jayapura hari ini sudah selesai dan saatnya untuk pamit dari Gunung Merah. Setiap pemimpin ada masanya dan setiap masa ada pemimpinnya,”ujarnya.

Walaupun tidak lagi menjabat sebagai Bupati Jayapura,  dia berharap agar persahabatan ini tetap terjalin,  menyapa di manapun bertemu.

Sementara itu, Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, mengawali sambutannya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN di Kabupaten Jayapura. “Saya dan Bapak Bupati menyampaikan permohonan maaf,”ujarnya.

Di akhir perpisahan ini keduanya kemudian turun dari atas panggung yang disambut oleh tokoh adat dan selanjutnya seluruh pejabat dan ASN di Kabupaten Jayapura yang sudah membentuk dua barisan panjang mengantar pulang Bupati dan Wakil Bupati Jayapura ke kediamannya masing-masing. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

15 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

16 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

17 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

18 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

19 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

20 hours ago