

Pegawai Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Papua saat memantau pemanfaatan jembatan tracking di hobong usai dibangun, Senin (11/11), kemarin. Priyadi/Cepos
SENTANI– Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua kembali melaksanakan program pengembangan ekowisata di Kota Jayapura untuk mendorong potensi wisata yang ada di wilayah itu. Salah satu yang dilakukan adalah di Kampung Hobong, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.
Dimana, pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan dan lingkungan hidup membangun jembatan tracking sepanjang 100 meter di atas bukit wisata yang dikelola oleh masyarakat lokal setempat.
“Ini ada potensi wisata yang luar biasa sehingga kami dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua membangun jembatan tracking dengan harapan sektor wisata melalui pengelolaan ekowisata di sekitar danau Sentani ini bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat di wilayah ini,” Kepala Bidang Perlindungan Hutan Dishut LH Papua, Ayub Womsiri, Senin (11/11).
Lanjut dia, pengelolaan sektor wisata berbasis ekowisata di Jayapura menjadi penting apalagi Kabupaten Jayapura menjadi salah satu kabupaten dengan populasi hutan yang cukup luas. Sehingga melalui pengembangan sektor wisata berbasis ekowisata ini pendidikan masyarakat untuk bisa memanfaatkan potensi wisatanya dengan tidak harus merusak alam.
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…