

SENTANI- Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jayapura, David Zakaria, S.Pt mengatakan, pada tahun ini, pihaknya menargetkan mnggarap 250 hektar untuk padi ladang dan sawah di Kabupaten Jayapura.
“Tahun ini, kita targetkan 250 hektar, di mana delapan hektar padi ladang, selebihnya padi sawah,” kata David Zakaria kepada wartawan di sela-sela acara panen padi di Kampung Sumbe, Rabu (12/8).
Dia mengatakan, target tersebut bisa dicapai apabila pada akhir September atau awal Oktober nanti sejumlah lokasi potensi bisa digarap untuk pertanian. Dia berharap kondisi cuaca tahun ini bisa mendukung sehingga target itu bisa tercapai.
Karena dari sisi fasilitas pendukung seperti traktor dan alat mesin pertanian lainnya sudah disiapkan, termasuk pembibitannya.
Lanjut dia, untuk pertanian padi baik ladang maupun sawah di Kabupaten Jayapura itu tersebar di 3 lokasi yaitu di Kampung Sumbe, Kampung Karya Bumi dan ada tiga lokasi di Distrik Yapsi.
Sementara itu untuk panen padi yang dihadiri Bupati Matius itu merupakan panen lanjutan dari kegiatan panen padi yang sudah pernah dilaksanakan oleh dinas tersebut.
“Ini panen lanjutan, hari ini ada 2 hektar yang kami panen. Prediksi berdasarkan hasil perhitungannya, satu hektar itu sekitar 5,8 ton,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw meminta para petani tetap semangat untuk melaksanakan dan mengelola lahan pertanian khususnya di daera daerah yang mempunyai potensi.
“Setelah panen, jangan lupa persepuluhan dari panen itu. Supaya tanah ini tetap diberkati, tanah ini tetap memberikan hasil yang baik. Saya hanya memberikan apresiasi dan terima kasih untuk kepala distrik, kepala kampung, para petani yang sudah bekerja keras. Terus bekerja mengembangkan potensi pertanian dan menjaga lahan kita,”pungkasnya. (roy/tho)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…