

Yusuf Yambe Yabdi (FOTO:DOK/CEPOS )
SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura mengimbau masyarakat untuk tidak resah terkait informasi adanya sedimen di kawasan Pegunungan Cyclop yang belakangan menjadi perhatian.
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, menyatakan bahwa informasi tersebut masih sebatas hasil pengamatan awal dan belum dapat dipastikan dampaknya.
“Kita belum bisa memastikan apakah sedimen itu akan turun sewaktu-waktu atau tidak. Jadi masyarakat tidak perlu resah, karena saat ini masih dalam tahap kajian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sedimen merupakan fenomena alam yang umumnya terjadi akibat longsor di kawasan pegunungan, terutama jika tidak ada vegetasi yang mampu menahan material tanah.
“Sedimen itu biasa terjadi pada gunung yang mengalami longsor, apalagi jika tidak ada tanaman yang menahan. Material akan terus bertambah seiring waktu,” jelasnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa material sedimen tidak serta-merta turun dalam jumlah besar secara tiba-tiba tanpa adanya pemicu tertentu.
Menurutnya, pergerakan sedimen dalam jumlah besar biasanya terjadi jika ada longsor yang menutup aliran sungai dan membentuk bendungan alami. Ketika bendungan tersebut jebol, barulah air dengan kekuatan besar dapat membawa material sedimen dalam jumlah besar.
Page: 1 2
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…