

Hengky Joku (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI -Ketua LSM Papua Bangkit Hengky Joku mengatakan, pihaknya meminta aparat kepolisian, khususnya Polres Jayapura menindak tegas kelompok orang yang mengatasnamakan pemilik hak ulayat atau kepala suku, yang sengaja melakukan aksi pemalangan fasilitas umum di Kabupaten Jayapura.
Apakah itu rumah sakit, Puskesmas, sekolah, perkantoran, jalan dan lainnya, karena hal ini akan menghambat pelayanan dan merugikan masyarakat maupun pemerintah dan lainnya.
Seperti yang terjadi di lokasi Puskesmas Komba, Sentani, dimana pelayanan di Puskesmas tersebut tidak bisa berjalan dengan baik karena adanya aksi pemalangan, sehingga masyarakat sampai sekarang tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan.
Jika masih dilakukan pemalangan, pastinya yang menjadikan korban pasti masyarakat dan ini sudah melanggar aturan, sehingga aparat harus bisa bertindak tegas. Aparat penegak hukum tidak boleh takut karena itu fasilitas umum yang di palang.
“Saya sudah laporkan aduan pemalangan Puskesmas itu, karena pelayanan publik di sana terganggu sudah berbulan-bulan.
“Saya sudah lapo lakukan pengaduan ke Polres Jayapura, supaya bisa segera diambil langkah hukum sesuai aturan yang berlaku,”ungkap Hengky Joku yang juga pemilik lokasi tanah di Puskesmas tersebut, Jumat (8/3) kemarin.
Page: 1 2
Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…
Pemerintah Provinsi Papua akan segera mengambil langkah konkret guna membantu masyarakat serta mempercepat proses pemulihan…
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat Indonesia, pasca pemecatan kepala BGN dan…
Permintaan itu disampaikan Gubernur saat menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai belum optimal memanfaatkan potensi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, kembali menyoroti masih adanya sejumlah pedagang yang berjualan di…