Lanjutnya, meski masyarakat mendukung program nasional, namun mereka masih terkendala pemasaran.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Kaureh menyarankan agar kelompok tani segera membentuk struktur organisasi seperti Ketua, Sekretaris, dan Bendahara, agar proses pemasaran dan koordinasi dengan pemerintah bisa lebih efektif.
Ia juga menegaskan bahwa pengawasan dan pendampingan akan terus dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek.
“Panen ini merupakan hasil dari kerja keras bersama dan menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan lokal,” terangnya.
Warga menyatakan kesiapan mereka untuk membuka lahan baru dan terus mengembangkan pertanian di wilayah tersebut. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…