Categories: SENTANI

Pemkab Jayapura Tetapkan Status Siaga

SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura menetapkan status siaga,  pasca terjadinya cuaca buruk yang terjadi beberapa hari belakangan ini di Kabupaten Jayapura dan sekitarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura,  Hanna Hikoyabi mengatakan,  berdasarkan hasil rapat bersama antara BPBD Kabupaten Jayapura,  Bupati Jayapura dan juga sejumlah Forkopimda di Kabupaten Jayapura,  telah disepakati bahwa Kabupaten Jayapura menetapkan status siaga darurat selama 3 bulan ke depan,  terhitung sejak Januari sampai Maret 2022.

“Berdasarkan hasil kesepakatan dalam rapat tadi,  Kabupaten Jayapura menetapkan status siaga,  terhitung mulai bulan Januari sampai Maret 2022,” kata Sekda Hanna Hikoyabi, ketika dikonfirmasi wartawan,  usai mengikuti rapat di Kantor Bupati Jayapura,  Senin (10/1) kemarin.

Dia menjelaskan,  berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa intensitas hujan tinggi ini akan terjadi dari bulan Januari sampai Februari tahun ini.  Meski begitu Pemerintah Kabupaten Jayapura tetap menambah waktu siaga sampai di Maret karena pertimbangannya ada bencana lainnya.

“Dari BMKG menyampaikan bahwa cuaca  intensitas hujan tinggi itu sampai di bulan Februari, tetapi kita juga memperpanjang waktu siaga karena pemicunya itu ada La Nina di bulan Maret,” jelasnya.

Menurutnya penting bagi pemerintah menentukan atau menetapkan status siaga,  agar masyarakat juga waspada menyikapi indikasi terjadinya bencana di Kabupaten Jayapura, akibat intensitas hujan yang cukup tinggi belakangan ini.

Oleh karena itu, menyikapi status siaga bencana ini,  masyarakat di Kabupaten Jayapura khususnya di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadinya bencana perlu mengantisipasi, dengan melakukan kegiatan bersama membersihkan lingkungan masing-masing.

“Saya berharap masyarakat secara swadaya bersama-sama membersihkan sampah-sampah  yang ada di sekitar tempat tinggal dan juga di saluran-saluran drainase, supaya air tidak tersumbat,”harapnya.

Ditambahkan, masyarakat juga harus tetap waspada,  khususnya mereka yang tinggal di sekitar bantaran sungai atau kali. Termasuk masyarakat yang tinggal di pinggir danau juga perlu waspada karena dampak dari intensitas hujan tinggi ini,  air sungai akan meningkat yang mana pada akhirnya bisa merendam pemukiman warga yang ada di sekitar Danau Sentani. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

2 days ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

2 days ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

2 days ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

2 days ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

2 days ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

2 days ago