Categories: SENTANI

Anak-anak Harus  Diajarkan Karakter Positif

SENTANI-Dalam rangka meningkatkan karakter positif anak-anak sekolah di Kabupaten Jayapura, rumah doa milik keluarga Pdt. Lipius Biniluk menggelar kegiatan seminar sehari dan KKR dengan menghadirkan pengkotbah dari Jakarta. Lebih dari 800-an orang baik siswa maupun guru dari sejumlah sekolah di Kota Sentani mengikuti kegiatan yang digelar Jumat (9/9).

Pdt. Lipius Biniluk selaku penggagas kegiatan itu mengatakan, kegiatan itu dilakukan semata mata karena merasa terpanggil membantu dalam pembinaan karakter anak-anak mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA. Intinya anak-anak ini diperkenalkan dengan kehidupan yang berkarakter Kristen mengikuti semangat dan keteladan Yesus Kristus.

“Supaya mereka memiliki Tuhan,  memiliki harga diri, nilai diri, konsep diri di dalam Tuhan. Supaya saat mereka melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi dan terjun ke masyarakat, atau masalah lain ketika mereka dilahirkan tidak diakui oleh orang tuanya, mereka diajarkan untuk tetap bersandar pada Tuhan tanpa harus salah bergaul dan terjerumus. Saya bersama istri merasa terpanggil untuk membantu itu semua,” kata Pdt. Lipius Biniluk kepada wartawan usai kegiatan , Jumat (9/9).

Dikatakan, sejauh ini kegiatan kerohanian untuk pembinaan karakter terhadap anak-anak sekolah tersebut sudah terfokus di rumah doa di mana sebelumnya kegiatan-kegiatan seperti itu tetap dilakukan, namun mereka cenderung mengunjungi sejumlah sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Jayapura terutama di Kota Sentani.

“Kami sudah pergi ke beberapa SMP dan SMA,  mengajak mereka bagaimana berdoa kepada Tuhan dan juga pelayanan Firman seperti yang sudah kami lakukan,” ungkapnya.

Kegiatan ini akan diagendakan secara rutin mulai dari SMP dan  SMA. Kemudian yang terakhir nanti ke jenjang SD.  Secara umum tujuan dari kegiatan itu adalah bagaimana membina anak-anak sejak dini supaya tidak terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang sifatnya negatif seperti seks bebas, mengkonsumsi miras, narkoba dan kegiatan menyimpang lainnya yang justru akan mengancam masa depan mereka.

“Tujuan dari kegiatan ini supaya mereka selalu berperilaku baik dalam kehidupan setiap hari dan menjauhkan diri dari pergaulan bebas atau kegiatan-kegiatan yang sifatnya negatif,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu Ketua FKUB Provinsi Papua juga meminta dan berharap kepada seluruh masyarakat dari denominasi gereja yang ada di Papua  secara khusus di Kabupaten Jayapura untuk terus melakukan doa. Bahkan dia mengizinkan agar fasilitas Rumah Doa Segala Bangsa yang sudah didirikan oleh keluarganya itu diperbolehkan digunakan oleh masyarakat umum yang hendak beribadah atau berdoa.(roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

3 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

3 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

3 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

3 days ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

3 days ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

3 days ago