

SENTANI- Asosiasi Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Tanah Merah (APPMT), ancam turun ke jalan melakukan demonstrasi akibat minimnya perhatian pemerintah terhadap kerusakan ruas jalan menuju Depapre dan sekitarnya.
“Kami akan menggelar demonstrasi ke Kantor Bupati dan DPRD Jayapura,” kata Ketua APPMT, Ilgana Demianus Sorontou kepada wartawan di Sentani, Sabtu (7/3).
Menurutnya, aksi itu sebagai bentuk protes keras terhadap pemerintah karena sampai saat ini ruas jalan ke daerah mengalami kerusakan yang yang sangat parah dan itu sudah berlangsung lama. Selain ruas jalan menuju Depapre, APPMT juga menyoroti sejumlah ruas jalan kabupaten di wilayah Demta, Distrik Yokari menuju Depapre yang belum tuntas dibangun.
Akibatnya, masyarakat di wilayah itu selalu menggunakan akses melalui jalur laut.
“Kalau musim hujan atau musim angin, masyarakat sulit melakukan aktivitasnya dan itu sangat mengancam nyawa mereka,” katanya.
Dia mengakui, kewenangan ruas jalan Sentani menuju Depapre menjadi kewenangan Provinsi Papua, namun ruas jalan itu berada di wilayah Kabupaten Jayapura sehingga pihaknya melakukan aksi demo dan menyampaikan tuntutan itu ke Pemerintah Kabupaten Jayapura dan DPRD. Dengan harapan Pemerintah Kabupaten Jayapura dan DPRD bisa memperjuangkan dan meneruskan aspirasi masyarakat untuk menyelesaikan persoalan kerusakan ruas jalan itu.
“Kami berada di wilayah kabupaten dan kabupaten harus bertanggung jawab terhadap masyarakatnya,”tandasnya.
Pihaknya sudah sudah pernah ketemu dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura pada 2018 lalu, namun sampai saat ini tidak ada realisasinya. “Kami sudah datang secara baik kepada pemerintah tetapi tidak ada tanggapan, akhirnya kami akan menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui demonstrasi,”pungkasnya.(roy/tho)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…