Categories: SARMI

Dorong Pemerataan Akses Internet di Yapen dan Waropen

Kunjungan kerja Anggota Komisi I DPR RI, Yan P. Mandenas, di Kabupaten Waropen, Jumat (6/3) kemarin. ( FOTO: Gratianus silas/cepos)

SERUI- Mendorong percepatan pembangunan akses telekomunikasi dan internet menjadi salah satu fokus Anggota Komisi I DPR RI Dapil Papua, Yan P. Mandenas, dalam kunjungan kerjanya (reses) ke Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen, Kamis – Jumat (5-6/3) kemarin.

   “Program pemerintah ialah Merdeka Sinyal, di mana dalam tenggat waktu 30 tahun ke depan, Indonesia diproyeksikan akses komnunikasi dan internet yang solid dari Sabang sampai Merauke. Termasuk, yang menjadi sasaran saya ke Yapen dan Waropen ialah mendorong percepatan pembangunan akses telekomunikasi dan internet yang merata di sini,” ujar Yan P. Mandenas kepada Cenderawasih Pos, Jumat (6/3) kemarin.

  Mandenas mengaku telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan kedua pemerintah kabupaten, guna mendukung program tersebut dapat terealisasi dengan segera.

“Dalam kunjungan kerja ke Asmat, kami sudah realisasikan 74 BTS (Base Transceiver Station). Demikian juga untuk Yapen harus lebih dari itu. Sekiranya harus di atas 50 BTS dibangun dari Yapen Barat, Yapen Timur, dan Yapen Utara,” terangnya.

   Mandenas berharap, pada 2021 mendatang, akses telekomunikasi dan internet di Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen bisa sampai ke daerah pelosok agar dapat diakses masyarakat.

  “Diperkirakan dalam 6 bulan ini sudah bisa terealisasi, sepanjang lahannya tidak bermasalah. Makanya, tugas pemerintah daerah ialah memfasilitasi agar tanah, hak ulayat, tidak menjadi masalah bagi kami membangun BTS,” bebernya.

   Dipaparkannya bahwa satu BTS membutuhkan luas lahan sekira 300 m2. Oleh sebab itu, diharapkan bagi pemerintah daerah membangun komunikasi baik dengan masyarakat, mengingat akses komunikasi dan internet tak lain menjadi kebutuhan masyarakat juga, sehingga masyarakat pun, di sisi lain, diharapkan dukungannya.

  “Ini dapat membantu akses masyarakat terhadap informasi melalui internet. Termasuk membantu pelajar dalam ujian maupun mendapatkan materi pembelajaran secara daring, maupun membantu pemerintah dalam e-planning maupun e-budgeting,” tambahnya.

  “Pentingnya akses internet ini akan membantu percepatan pembangunan di daerah. Itu yang menjadi poin penting, di mana kita berupaya agar terealisasi di sepanjang 2020 – 2021. Ketika saya kembali ke Jakarta, saya akan mendesak Menkominfo untuk menurunkan tim dari Kemkominfo untuk melakukan survei dan pemetaan terhadap pembangunan BTS ini,” pungkasnya. (gr/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…

18 hours ago

Sinyal Revisi Aturan Dana Otsus Menguat di Forum Papua

Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…

1 day ago

Massa Kedua Kelompok Terus berdatangan ke Wamena

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…

1 day ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

1 day ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

1 day ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

1 day ago