Categories: SENTANI

Pemkab Jayapura Segera Miliki Dua Unit Damkar

SENTANI– Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan segera memiliki tambahan dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) pada Oktober 2025. Pengadaan ini menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang telah diprogramkan sejak tahun 2024.

Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Jan Willem Rumere, menjelaskan bahwa dana Otsus yang dialokasikan untuk BPBD mencapai hampir Rp5 miliar. Anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk membeli dua unit mobil Damkar berkapasitas 3.000 liter beserta perlengkapannya, tetapi juga untuk membangun reservoir atau bak penampung air di Pos Damkar.

“Dengan adanya reservoir, persediaan air akan selalu siap jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Selama ini kami sering terbantu oleh mobil tangki swasta, sehingga ke depan pasokan air bisa lebih cepat dan mandiri,” jelas Jan Willem, Rabu (4/9)

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Hari Berlalu, Keluarga Nelayan Masih Menunggu Penyebab Kematian

Polisi belum bisa menyimpulkan apa penyebab kematian sekalipun di tubuh korban sempat bersimbah darah dan…

19 minutes ago

Belajar dari YouTube, Khawatir Jika Pelanggan Tak Puas

Tak menyerah, ia kemudian mencoba usaha lain berupa kios kecil yang dijalankan selama tujuh bulan.…

1 hour ago

Dokter Muda Meninggal Akibat Campak

Peristiwa ini menjadi perhatian nasional, mengingat campak kerap dianggap sebagai penyakit anak-anak, namun nyatanya juga…

2 hours ago

Anak di Bawah 16 Tahun Kini Dilarang Akses Media Sosial

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa aturan ini menjadi langkah penting dalam…

3 hours ago

WFP Peringatkan 45 Juta Warga Dunia Terancam Kelaparan

Menanggapi ancaman tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa dunia memang tengah menghadapi ancaman…

4 hours ago

Harga Minyak Naik Lagi, Bursa Saham Asia Melemah

Kenaikan ini terjadi sehari setelah harga sempat turun pada Rabu (25/3/2026), menyusul laporan bahwa Trump…

5 hours ago