

Hotel Tabita yang dibangun Pemkab Jayapura, Kamis (6/10). (FOTO: Robert Mboik Cepos)
Pembangunan Capai 85 Persen, Ditargetkan Tahun Depan Beroperasi
SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pertanahan Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Jayapura mengalokasikan anggaran sekitar Rp 87,5 miliar, untuk menbiayai pembangunan Hotel Tabita di Sentani.
Saat ini pekerjaannya sudah hampir rampung, namun Pemkab masih membutuhkan pihak investor untuk melanjutkan sisa atau melengkapi beberapa fasilitas pelengkap hotel, sehingga diharapkan tahun 2023 hotel tersebut sudah bisa dimanfaatkan.
“Sisa pengadaan isi hotel dan penataan halaman . Kalau itu sudah ada bisa opening, Makanya sekarang kita lagi mencari teman-teman yang punya bidang di situ ,” kata Kepala Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Jayapura, Tery Ayomi, Kamis (6/10).
Dia mengatakan, progres pekerjaan Hotel Tabita yang dibiayai dari alokasi APBD Kabupaten Jayapura saat ini sudah mencapai 85%. Pekerjaan hotel tersebut saat ini sudah memasuki tahap ketiga berupa pengadaan lift, pekerjaan kolam renang dan melanjutkan pekerjaan aksesoris hotel.
“Kemarin secara bertahap instalasi-instalasinya, baik dari TV, lampu maupun pengeras suara,”ujarnya.
Lanjut dia, pekerjaan Hotel Tabita itu disesuaikan dengan ketersediaan Pagu anggaran dan . pekerjaannya secara bertahap dilakukan oleh pemerintah daerah. Khusus untuk tahun ini pekerjaan gedung harus selesai.
Diungkapkan, pekerjaan tahap pertama hotel ini dianggarkan dana Rp 74 miliar. Namun pada saat itu pekerjaannya dibayarkan sesuai dengan progres pekerjaan sekitar Rp 30 miliar . Kemudian sisanya sekitar Rp 48 miliar dipakai untuk pekerjaan tahap kedua. Di mana pemerintah saat itu membuat kontrak baru dengan pihak ketiga. “Kita pakai uang sisa dari Rp 74 miliar itu,”ujarnya.
Kemudian untuk tahap ketiga tahun 2022 ini pemerintah daerah kembali mengalokasikan anggaran senilai Rp 13,5 miliar untuk melanjutkan sisa pekerjaan hotel tersebut.
“Tahun ini kita targetkan gedungnya selesai tetapi aksesoris gedung ini masih kosong. Sekarang kita lagi kerja sama dengan pihak swasta. Kita sedang mengundang teman-teman dari investor sama manajemen yang berminat mengelola dan melanjutkan sisa pekerjaan untuk kita tuntaskan tahun ini, sehingga tahun depan hotel sudah bisa beroperasi,”tandasnya. (roy/ary)
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…