

SENTANI-Sejumlah warga yang tinggal di sekitar Jalan Pasar Lama Sentani mengeluhkan pekerjaan (perbaikan) saluran drainase yang dianggap tidak tuntas dan sama sekali tidak menjawab persoalan yang terjadi selama ini. Bahkan pengerjaan sebagian saluran air itu dianggap hanya menciptakan persoalan baru di komplek Pasar Lama itu.
“Kami tidak mengerti konsep pekerjaan seperti ini. Tidak tuntas dan justru menambah masalah baru. Kami tidak tahu harus kemana lagi mengadukan masalah ini,” kata Ahmad, salah satu warga yang tinggal di sekitar Jalan Pasar Lama Sentani kepada media ini, Selasa (5/11).
Terkait dengan saluran drainase yang bermasalah itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura beberapa waktu lalu mulai mengerjakan drainase yang sudah ditutupi lumpur dan sampah itu. Hanya saja, pekerjaannya tidak dilakukan secara menyeluruh. Ini yang kemudian memunculkan persoalan baru di tempat lain.
Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura segera menuntaskan pekerjaan saluran drainase yang tersumbat di komplek Pasar Lama itu. “Ini yang kita tidak mengerti dengan konsep pekerjaan mereka. Bagian atasnya dikeruk kemudian di bagian bawah juga dikeruk, yang ada di tengah-tengah ini lepas seperti ini. Sehingga air dari atas lancar sampai di tengah sini tersumbat lagi, sehingga tergenang di sini,”ungkapnya dengan nada kecewa.(roy/tho)
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…
Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…
Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…