

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw ( FOTO: Robert Mboik Cepos)
Mulai Tahun 2023, Dianggarkan Rp 8 Miliar
SENTANI- Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura akan membangun pelabuhan perikanan di Distrik Demta Kabupaten Jayapura dan terkait perencanaan pembangunannya sudah dimulai tahun 2022 ini.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw mengatakan, pembangunan pelabuhan perikanan ini terkait infrastruktur pendukung untuk sektor perikanan di Kabupaten Jayapura.
“Itu pembangunannya di tahun 2023 dan itu ranahnya Dinas Perhubungan kita yang desain. Karena kita harus sondir underground. Alat itu tidak ada di Perikanan, adanya di Perhubungan. Perhubungan pun kita sewa biasanya ada di Kalimantan. Alat itu akan datang hanya untuk sondir ukur kedalamannya, kira-kira tiang pancangnya itu berapa banyak dipakai,” kata Alfons Awoitauw, Jumat (2/12).
Untuk membangun pelabuhan perikanan, pihaknya telah mengusulkan anggaran senilai Rp 8 miliar . Dana itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur pendukung terkait dengan kegiatan perikanan.
“Tetapi Pagu dana kita disediakan hanya Rp 2 miliar, itu kita pakai dari perencanaan sampai dengan pembangunan fisik, sesuai dengan anggaran yang ada,” jelasnya
Diakuinya, untuk pembangunannya tidak bisa diselesaikan hanya dalam waktu 1 tahun dan itu akan dilanjutkan sesuai dengan ketersediaan anggaran dari pemerintah daerah.
“Itu pembangunannya berkelanjutan. Jadi kita tidak bisa hari ini kita ngotot dananya Rp 8 miliar, itu tidak bisa. Kita kerja dulu kasih kepercayaan kepada pemerintah daerah dalam hal ini Badan Perencanaan dan Anggaran, juga kepercayaan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lanjut dia, untuk perencanaan pembangunan sudah dilakukan, namun untuk pembangunan fisiknya akan dilakukan pada tahun 2023 dengan menggunakan dana otonomi khusus.
Ditanya mengapa mesti pembangunan pelabuhan perikanan itu harus dilakukan oleh Dinas Perhubungan sementara ada dinas teknis dalam hal ini Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura. Dia menjelaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan apa yang diinginkan dan dianggarkan oleh Bapeda Kabupaten Jayapura.
“Untuk saya tidak masalah mau Dinas Perhubungan yang bangun atau Perikanan tidak masalah karena yang bagi anggaran itu Bapeda,”tandasnya. (roy/ary)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…