

Klemens Hamo (FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI-Akhirnya 17 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura berangkat Kunjungan kerja (Kunker) ke Tokyo, Jepang
Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo mengungkapkan, dari 25 anggota dewan di Kabupaten Jayapura, akhirnya yang ikut hanya 17 anggota ditambah 6 staf sekretariat DPRD Kabupaten Jayapura.
“Kita hari Sabtu (1/7) 2023 ke negara Tokyo, Jepang untuk melakukan kunjungan kerja (Kunker) selama kurang lebih 1 minggu dan yang ikut dari dewan hanya 17 orang karena dibatasi,’’katanya, Sabtu (1/7)pekan kemarin.
Diakui, selama 1 minggu di Jepang tentu banyak yang akan dilakukan dewan, antara lain akan berkunjung ke sejumlah perusahaan maupun pabrik di Jepang, termasuk menghadiri sejumlah undangan diantaranya adalah mengunjungi sebuah perusahaan yang mempekerjakan tenaga lokal.
“Dalam Kunker ini kita belajar apa yang bisa diterapkan di Kabupaten Jayapura baik dari pengelolaan tempat pariwisata, perkebunan dimana cara menanam kakao melihat pabrik pengolahanya yang benar karena potensi Kabupaten Jayapura dalam menanam kakao sangat tinggi dan sangat cocok sekali.
Termasuk bagaimana kita bisa melihat dari sisi orang Jepang bekerja. Kita juga dapat undangan dari Jepang, untuk kita melihat bagaimana sebuah perusahaan disana yang dikelola orang asli yang memprioritaskan tenaga kerja lokal,’’bebernya.
Ditambahkan di DPRD Kabupaten Jayapura ada tiga komisi yakni Komisi A,B dan C masing-masing komisi ada perwakilannya. Kunker dewan ke Jepang ini sudah dibahas dan dianggarkan sehingga masyarakat supaya tahu dan anggaran yang dipakai untuk ke Jepang sekira Rp 2,3 miliar lebih.(dil/ary)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…