Categories: SENTANI

Dinas PUPR Kerjakan 300 Meter Drainase di Pasar Pharaa Sentani

SENTANI-Soal keluhan pedagang di Pasar Pharaa Sentani di bagian lapak paling belakang yang baru di bangun pasca kebakaran, pedagang meminta dibuatkan drainase dan jalan supaya saat hujan tidak becek dan ada pembuangan air melalui drainase.

Hal ini mendapatkan tanggapan langsung dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jayapura Alpius Toam.

Alpius mengakui, saat ini pihaknya sudah mulai membangun drainase sepanjang 300 meter di lokasi Pasar Pharaa Sentani, sehingga saat hujan air bisa mengalir lewat drainase yang sudah dikerjakan saat ini.

“Kami sudah mulai kerjakan pembangunan drainase sepanjang 300 meter di Pasar Pharaa Sentani, dan sementara pembangunan drainase masih berjalan, “katanya kepada wartawan Cepos.online.com di Gunung merah Sentani, Senin (2/10).

Alpius menjelaskan, memang pembangunan drainase sangat penting supaya air bisa mengalir dan pada saat hujan juga tidak ada genangan air di pasar. Untuk itu, pedagang diharapkan bersabar khususnya pedagang ikan yang lapaknya saat ini sementara dipindahkan di tengah.

Sementara itu, untuk pembangunan jalan memang bukan tupoksinya Dinas PU, karena Dinas PU tidak mengerjakan jalan di dalam pasar.

“Kalau masalah jalan di dalam pasar ini bukan tugas PU tapi bisa dari Dinas Perhubungan atau Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DP2KP) Kabupaten Jayapura,”tandasnya.(dil)

Juna Cepos

Recent Posts

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

41 minutes ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

2 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

3 hours ago

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

4 hours ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

5 hours ago

Abisai Rollo: Hutan Bakau Tetap Harus Dilestarikan!

Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…

6 hours ago