

Pj. Bupati Jayapura Triwarno Purnomo saat berbincang- bincang dengan Kapolres Jayapura Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen. (FOTO:Priyadi/Cepos)
SENTANI-Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo mengatakan, di Kabupaten Jayapura masih sering terjadi masalah pemalangan di fasilitas umum seperti sekolah, bandara dan lainnya. Tentu hal ini sangat merugikan masyarakat, anak sekolah dan lainnya.
Oleh karena itu, Triwarno menegaskan bahwa masalah pemalangan yang dilakukan beberapa oknum pemilih hak ulayat di Kabupaten Jayapura, sebaiknya jangan terus dilakukan, karena akan merugikan dan mengganggu berbagai aktivitas maupun pelayanan public, sehingga pihak berwajib bisa secara tegas dan terukur membuka palang tersebut.
Menurut Triwarno, jika ada pemilik hak ulayat mengeklaim kepemilikan tanah tersebut, tentu harus bijak bisa membuktikan lewat dokumen atau surat yang dimiliki. Jika memang masih berproses saling mengklaim dengan pemerintah, tentu harus diproses ke ranah hukum. Apakah di pengadilan atau di Badan Pertanahan. Selama proses menunggu hasil, sebaiknya jangan ada gerakan tambahan seperti melakukan pemalangan.
“Masalah pemalangan yang masih terjadi di Kabupaten Jayapura, saya tidak akan kompromi dengan pihak yang melakukan pemalangan. Contohnya pemalangan SD Melam Hilli dan SMP Negeri 7 Sentani, yang terletak di Jalan Sosial, BPD Gunung, Sentani, karena ini tempat belajar kenapa dipalang,”ungkapnya, Rabu (31/5) lalu. (dil/ary)
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…