Categories: SENTANI

Kampung Dosay dan Dabonsolo Ditetapkan Sebagai Kampung Bersinar

SENTANI -Dari 139 kampung di Kabupaten Jayapura ada 2 kampung perwakilan  yang telah ditetapkan dan  diberikan SK sebagai perwakilan kampung bersinar (bebas dari Narkoba) oleh BNNK Jayapura, yakni Kampung Dobonsolo dan Kampung Dosay. Hal ini dikatakan  Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK)  Jayapura Arianto, Jumat (28/6) kemarin.

  “Ada 2 kampung yang kami berikan SK dan kami tetapkan menjadi  perwakilan kampung (desa) bersinar di Kabupaten Jayapura. Tujuan kami memilih 2 kampung tersebut  sebagai percontohan bahwa 2 kampung tersebut adalah kampung yang bebas Narkoba dan semua komponen masyarakatnya mau mendukung semua program BNNK Jayapura,”ungkapnya.

Dijelaskan, sebelum ditetapkan menjadi kampung bersinar tentu  BNNK Jayapura mempunyai indikator yang harus dimiliki dan dipenuhi 2 kampung tersebut, yakni kampung lebih dulu dianalisis beberapa yang tahun lalu kemudian diajukan ke pusat. Setelah suratnya turun lalu diajukan ke Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Bupati Jayapura untuk dikeluarkan SK untuk 2 kampung  bersinar tersebut.

“ Jadi kampung bersinar itu program Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia( Bappenas) yang diturunkan ke setiap daerah dengan jumlah berbeda-beda ,”ujarnya.

Ditambahkan, untuk tugas atau kegiatan yang dilakukan 2 kampung tersebut sebagai kampung bersinar yakni bisa menjalankan kegiatan berupa pencegahan, pemberdayaan, rehabilitasi maupun pemberantasan.  Ini  juga melibatkan kolaborasi dengan masyarakat yang di dalamnya ada juga kegiatan ketahanan remaja.

Arianto menjelaskan, sekolah-sekolah yang ada di 2 kampung bersinar juga dilatih seperti bagaimana remaja-remaja tangguh memiliki ketahanan untuk menolak narkotika. Untuk keluarga yang terdiri dari ayah, istri dan anak  juga dilatih untuk ketahanan keluarga.

“Jadi memang sangat penting keluarga agar tidak sampai jebol. Makanya, semua kegiatan difokuskan disitu meliputi pemberantasan, pencegahan hingga pemberdayaan. Terkait ini bukan berarti tempat lain tidak diperhatikan tetapi fokusnya terhadap 2 desa bersinar tersebut,” tandasnya.(dil/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

1 day ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

1 day ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

1 day ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

2 days ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

2 days ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 days ago